Profil Prodi Perpusinfo FIP UPI

Prodi Perpusinfo FIP UPI memiliki visi untuk menjadi program studi pelopor dan unggul dalam bidang Pusdokinfo di Indonesia.

Fasilitas Perkuliahan

Penyelenggaraan perkuliahan dilaksanakan di ruang perkuliahan yang tersebar di tiga gedung di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Perpustakaan Pusat UPI.

Kemahasiswaan

Mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan pengembangan diri, organisasi, serta penelitian dan pengabdian yang dilaksanakan di tingkat program studi maupun universitas.

Penerimaan Mahasiswa Baru

Kegiatan rekruitmen mahasiswa baru dilaksanakan melalui berbagai jalur PMB Terpadu di UPI, yaitu jalur SNMPTN, SBMTPN, SM UPI, dan Bidik Misi.

Kurikulum

Kurikulum program studi disusun sebaik mungkin untuk memfasilitasi pengembangan diri dan keilmuan mahasiswa.

 

Mahasiswa Prodi Perpusinfo Mengikuti KKN Tematik sebagai Kegiatan Belajar di Masyarakat

Bandung, UPI. Rektor UPI secara resmi melakukan pelepasan terhadap mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2017, di Gymnasium UPI, Selasa (11/7/2017)

Mahasiswa yang mengikuti KKN tematik ini berbeda dengan yang sebelumnya. KKN tematik ini terbagi kedalam 11 tema pokok KKN yang terdiri dari KKN Tematik Pos Daya, Keaksaraan Usaha Mandiri, KKN PAUD, KKN Lingkungan Hidup, KKN Rumah Pintar, KKN Revolusi Mental, KKN PKBM, dan 2 tema baru yang diluncurkan tahun ini yaitu KKN Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan dan KKN Terpadu denga TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang difokuskan di 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Karawang, Sukabumi, Garut, Tasikmalaya, dan Majalengka.

Mahasiswa Prodi Perpusinfo mengikuti KKN sebanyak 47 orang yang tersebar di berbagai kota di Jawa Barat. Mahasiswa yang mengikuti KKN ini diharapkan mampu menerapkan keilmuan, teknologi dan seni budaya yang bisa mengembangkan kehidupan di lingkungannya. Sarana ini menjadi ajang yang tepat untuk belajar di masyarakat. (Ardiansah)

Prodi PERPUSINFO Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Ujian Sidang Skripsi Prodi Perpustakaan dan Informasi Periode XVII

UPI Bandung, Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan menyelenggarakan ujian sidang skripsi pada hari Kamis, 15 Juni 2017. Peserta ujian sidang berjumlah 32 mahasiswa. Terdiri dari mahasiswa Prodi Teknologi Pendidikan sebanyak 15 peserta dan Prodi Perpustakaan dan Informasi sebanyak 17 peserta. Setiap ruangan ujian sidang terdiri dari 5 peserta. Kegiatan ujian sidang skripsi ini diawali dengan pembukaan pada pukul 09.00 WIB, dibuka dan diresmikan langsung oleh yang mewakili Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI yaitu Dr. Rudi Susilana, M.Si sebagai Wakil Dekan 1 FIP UPI. (Kamis, 15 Juni 2017). Setelah acara pembukaan peserta ujian sidang langsung menuju ruangan yang sudah ditentukan dan proses ujian berlangsung.

Peserta ujian sidang skripsi Prodi Perpustakaan dan Informasi Periode XVII, 15 Juni 2017 sebanyak 17 peserta, yaitu:

  1. 1307672- Achmad Riyadi Alberto
  2. 1307149- Gema Spoyan
  3. 1305541- Fanissa Amalianudin
  4. 1306954- Aulya Thamimy
  5. 1305565- Tresna Prima Sari
  6. 1300444- Yolanda Zamzami Putri
  7. 1305634- Nova Nur Aropah
  8. 1300847- Maya Juniati Br Ginting
  9. 1307615- Rani Andriani
  10. 1304911- Tria Bella Adumawati
  11. 1301792- Nurru Alfi Fazri Furauki
  12. 1304912- Tiwi Damayanti
  13. 1307141- Rizal Mohamad Sihabudin
  14. 1306983- Holifatul Haerani
  15. 1000737- Tiraz Laraswaty
  16. 1106617- Aghnaa Lafii Azmal
  17. 1204406- Intani Dewi K

Pengumuman Yudisium kelulusan dilaksanakan pada jam 16.00 WIB yang dihadiri oleh seluruh dosen Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan beserta peserta ujian sidang. Dari hasil pengumuman, Peserta prodi Perpustakaan dan Inforamasi dinyatakan cumlaude sebanyak 14 peserta dan 3 peserta sangat memuaskan. Acara pengumuman yudisium ditutup dengan Doa dan silaturahmi antara dosen dan peserta ujian sidang.

Dosen Beserta Mahasiswa Prodi Perpustakaan Dan Ilmu Informasi UPI Menjadi Delegasi IBBY 2017 Di Bangkok, Thailand

(Bangkok, Thailand, 12 Mei 2017). Kegiatan The 3rd Asia Oceania Regional IBBY (International Board on Books for Young People) Congress atau IBBY AORIC 2017 digelar dalam rangka membangun jejaring antara para spesialis dalam literatur/ sastra, ilustrator, pustakawan, pendidik, pendongeng, pencerita anak-anak.  Selama 4 hari berlangsung kegiatan presentasi, ceramah, lokakarya, dan kunjungan khusus ke beberapa tempat yang terkait dengan tema yang diusung, yaitu Read = Life: Children’s Books in the Digital Age. Para delegasi setiap negara Asia dan Oceania yang hadir saling bertukar pikiran dan pengalaman terkait tema tersebut.

Kegiatan ini digelar pada 9-12 Mei 2017, bertempat di hotel Arnoma dan Thailand Knowledge Park, Bangkok. Dalam konferensi tersebut delegasi Indonesia dari Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Universitas Pendidikan Indonesia, diwakili oleh seorang dosen, yaitu Susanti Agustina, M.I.Kom, dan seorang mahasiswa semester akhir, Intani Dewi Kurniasih.

Susanti mempresentasikan topik mengenai childrens’s books as education, dengan judul Content Analysis of “Serial Anak-anak Mamak” Novel for Bibliotherapy. Beliau menganalisis isi literatur anak yang ditulis oleh orang dewasa, yaitu novel karya Tere Liye yang berhasil mentransformasikan nilai-nilai psikosastra dalam buku novel karyanya. Menurutnya buku novel ini dapat menjadi medium Biblioterapi Pengembangan bagi pendidikan moral dan mental anak-anak di Indonesia.

Di samping mempresentasikan karya tulisnya, beliau juga mendampingi dan memfasilitasi mahasiswa yang sudah melaksanakan penelitian skripsinya untuk mengikutsertakan diri ke ajang IBBY AORIC 2017. Intani mengambil topik mengenai  Reading and Story telling,  dengan makalah berjudul “Optimizing the Longer Picture Book Colection by Using Read Aloud Technique”.

Khunying Dr. Kasama Voravarn, selaku presiden ThaiBBY, Thailand dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan IBBY Congress ini merupakan kegiatan tahunan dimana komunitas pecinta literatur anak saling bertemu dan berbagi informasi. Beliau mengatakan bahwa kemajuan teknologi juga turut mempengaruhi cara anak dalam memperoleh informasi. Melalui konferensi ini diharapkan bukan hanya berbagi pengetahuan tetapi juga dapat menambah wawasan serta memberi masukan antar negara Asia dan Oceania  khususnya di bidang Susastra, bidang desain grafis, penerbitan, dan bidang kajian Perpustakaan dan Ilmu Informasi.

Terdapat 5 orang yang menyampaikan keynote speech, di antaranya Wally de Doncker, yang merupakan presiden IBBY. Taaki Kuroda, sebagai JapanBBY yang menyampaikan topik menarik “ Evolving Educational Books for Children-Fusion of Books and Technology”. Tak kalah menarik, pemaparan dari pemenang IBBY Asahi Reading Promotion Award 1989, Sumboon Singkamanan. Sebagai petani yang juga penulis buku anak, ia merasa perlu untuk mengangkat kearifan dari aktivitas bertani dan identitas Thailand sebagai lumbung beras ASEAN bertajuk “Thai Rice: Children Book and Digitization-Back to the Roots & Learn to Uproot”. Selain itu juga pemaparan dari Thomas Merrington, selaku Head of Product Development and the Peter Rabbit Brand Manager, Penguin Random House, UK, tentang penanaman karakter dalam buku anak karya Beatrix Potter’s yang merupakan penulis buku anak fenomenal berjudul Peter Rabbit, bertajuk “Beatrix Potter’s-Peter Rabbit: Bringing Characters to Life Beyond the Book”.

Kegiatan konferensi ini sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa Perinfo Depkurtekpend FIP UPI, karena tidak cukup bagi mahasiswa jika hanya mengandalkan teori yang didapat dari seorang Dosen di kelas. Mereka juga perlu terjun langsung melihat perkembangan keilmuan di dunia luar demi mengasah keterampilan komunikasi dan mendidik mental mahasiswa. Salah satunya dengan pemberangkatan mahasiswa dan dosen ke luar negeri untuk menjadi pembicara dalam mempresentasikan makalah. Kegiatan konferensi internasional ini turut menorehkan sejarah pertama kali mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi menjadi delegasi mempresentasikan makalahnya di tingkat Internasional. Ke depan Prodi Perinfo juga akan terus mengembangkan kegiatan serupa bagi mahasiswanya, terutama pemagangan (internship) di luar negeri.

Intani mengatakan, “Respon positif dan strategis bagi mahasiswa Prodi Perpusinfo ini bukan hanya mendukung terwujudnya kegiatan konferensi semata, tetapi lebih kepada memastikan bahwa setiap mahasiswa dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal, dan aktif berpartisipasi. Sebab, di balik keberhasilan seorang mahasiswa ada sosok yang luar biasa, teguh pendiriannya, yakni Dosen”, lebih lanjut Intani meyakinkan, bahwa “Dosen sosok inspirasi jika berhasil meyakinkan mahasiswanya dengan keyakinan yang dimiliki. “insyaAllah, BISA”. Beliau (Susanti Agustina), selalu memberi motivasi “luruskan niat sempurnakan ikhtiar, mumpung masih muda habiskan stok gagalnya”.

Pada kesempatan lain Susanti mengungkapkan, “sebagai dosen, kita perlu memfasilitasi tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah. Rangsangan dalam menumbuhkembangkan mental mahasiswa memerlukan adanya partisipasi. Partisipasi ini direfleksikan dalam kesediaan, kemauan mahasiswa dalam berproses mengupayakan semua hal terkait, semangat dosen dalam membimbing, juga tak kalah penting pihak birokrasi dan keseriusan para pengambil kebijakan untuk memprioritaskan dan memudahkan proses perizinannya. Terutama dalam hal kegiatan ilmiah seperti konferensi luar negeri, internship, di samping dukungan pembiayaan yang realistis dan disesuaikan, tentunya. Alhamdulillah, UPI sudah mengupayakan itu semua”, ungkapnya.

Di samping mengunjungi Konferensi, selama di Thailand mereka pun melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Thailand, diskusi informal mengenai program yang sinergis dengan pihak KBRI, terutama untuk pengembangan perpustakaan sekolah Indonesia-Thailand, kunjungan ke Masjid Jawa di Sathorn Bangkok, Thailand guna mendokumentasikan sejarahnya langsung, serta kunjungan ke Perpustakaan Fakultas dan Perpustakaan Pusat Chulalongkorn University. Harapan ke depan, program kunjungan ilmiah mahasiswa dan dosen Prodi Perinfo FIP UPI di kancah nasional dan internasional dalam hal Tri Dharma Perguruan Tinggi semakin meningkatkan eksistensi keilmuan kepustakawanan di Indonesia. (red)

Selamat atas dilantiknya Dosen Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia

Program Studi Perpustakaan dan Informasi mengucapkan penghargaan yang sebesar-besarnya atas dilantiknya:

  1. Dr. Rudi Susilana, M.Si sebagai Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Pendidikan UPI
  2. Dr. Laksmi Dewi, M.Pd sebagai Ketua Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
  3. Dr. Cepi Riyana, M.Pd sebagai Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan
  4. Dr. Dadang Sukirman, M.Pd sebagai Ketua Divisi Kurikulum UPI

Semoga dapat bekerja  sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Rekor Tim Futsal PERPUSINFO sukses mempertahankan gelar Juara Piala DEKAN FIP UPI

UPI, Bandung. Libsinc merupakan club Futsal Perpusinfo mengikuti kompetisi futsal yang tiap tahun diadakan yaitu Piala Dekan FIP. Ajang ini dilaksanakan pada 22- 23 April 2017 bertempat di lapangan Futsal PB. Mutiara, Cipedes, Bandung.

Tim Futsal Perpusinfo berhasil mempertahankan Gelar Juara Piala Dekan FIP yang ke tiga kalinya. Libsinc mengikutsertakan 2 tim pada piala Dekan FIP kali ini, Perpusinfo A dan Perpusinfo B. Namun, keberuntungan tidak menyertai salah satu tim yaitu Perpusinfo B yang tidak berhasil lolos Grup. Berbanding terbalik dengan Perpusinfo A, berkat permainan “ciamik” dari Iqbal Aliefian yang pernah mewakili tim futsal Jawa Barat pada ajang PON yang berhasil meraih Emas dan sekarang membela salah satu club Futsal profesional di Indonesia, yakni Biang Bola. Serta kerja keras, kerjasama setiap pemain, berhasil menjadi salah satu tim yang tidak terkalahkan pada ajang ini.

Perpusinfo A berhasil melewati babak Grup dengan mendapat perlawanan yang menegangkan. Pada pertandingan pertama Perpusinfo A langsung bertemu dengan tuan rumah dan berhasil menangani tuan rumah dengan Skor tipis 2-3 untuk kemenangan Perpusinfo A. Kemudian Pertandingan selanjutnya Perpusinfo A bertemu dengan PGSD, pertandingan berhasil dimenangkan oleh tim Perpusinfo A dengan Skor 1-4 dan sekaligus membuat Tim berhak Lolos ke babak semi final dengan dua kemenangan tersebut.

Pada babak semi final Perpusinfo A berhasil menang mudah menghadapi Tim dari PLS (Pendidikan Luar Sekolah), terbukti Iqbal dkk. berhasil menang telak dengan skor 10- 2 untuk kemenangan Perpusinfo A. Kemenangan yang terlihat mudah saat semi  final tidak serta merta membuat tim Perpusinfo besar kepala, terbukti di babak final Perpusinfo bermain Serius saat dipertemukan dengan PKH (Pendidikan Khusus). Sempat terjadi  Kejar- kejaran skor buah dari permainan yang terbuka dan saling “jual beli” serangan di pertandingan final yang sangat seru ini. Akhirnya Tim Perpusinfo A berhasil keluar sebagai Juara dengan menundukan Tim dari PKH dengan Skor 4-2. Dari hasil tersebut Perpusinfo A berhasil mencetak Rekor baru di ajang Piala Dekan FIP, yakni salah satu tim yang berhasil menjadi juara selama 3 kali,  berhasil mempertahankan gelar sebanyak 3 kali berturut- turut, salah satu tim yang tidak terkalahkan di FIP.

Turut berduka cita atas wafatnya Prof. Furqon, MA, PhD

 

UPI, Bandung. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. H Furqon, MA, PhD. meninggal dunia saat berolahraga tenis di Lapangan Tenis Kampus UPI, Jalan Dr Setiabudhi Kota Bandung, Sabtu (22/4/2017)

Alm. Prof Furqon meninggal setelah bermain tenis pertandingan persahabatan antara UPI dengan salah satu bank. Pada saar permainan tenis berlangsung beliau memiliki kondisi fisik yang sehat. Akan tetapi usai melaksanakan pertandingan beliau merasa sangat kelelahan dan nampak kekurangan nafas, sehingga langsung di bawa ke RS Advend di Jalan Cihampelas, Bandung, namun Allah SWT berkehendak lain beliau sudah dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Rumah Dinas Rektor UPI untuk dimandikan dan di shalat kan di Masjid Al-Furqon UPI.

Kami segenap sivitas akademika Program Studi Perpustakaan dan Informasi mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima iman, islam, dan amal kebaikannya serta diampuni kesalahannya. (Ardiansah)

Musyawarah Mahasiswa BEM KEMA Perpusinfo 2017

UPI BANDUNG. Program Studi Perpustakaan dan Informasi telah berhasil menyelenggarakan Musyawarah Mahasiswa (MuMas) yang menjadi acara tahunan program studi. MuMas dilaksanakan selama 3 hari terhitung dimulai pada hari Jum’at sampai dengan Minggu (14 – 16 April 2017), yang bertempat di Bookstore FIP UPI Bumi Siliwangi. MuMas kali ini dilaksanakan Sidang Pleno yang membahas beberapa bahasan, antara lain : Tata Tertib Musyawarah, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) DPM KEMA PERPUSINFO periode 2016-2017, pendemisioneran DPM periode 2016-2017. Selain itu, ada juga pembahasan dan penetapan LPJ BEM dan pendemisioneran BEM KEMA PERPUSINFO periode 2016-2017, membahas ADART, GBHK, MKO, mekanisme pemilihan anggota DPM, dan Presiden BEM. Acara MuMas dibuka oleh Bapak Gema Rullyana, M.I.Kom selaku wakil dari ketua Program Studi Perpustakaan dan Informasi, Dr. Riche Cynthia J., M.Si. yang berhalangan hadir selaku ketua dari Program Studi Perpustakaan dan Informasi.

MuMas kali ini adalah saatnya KEMA PERPUSINFO memilih anggota DPM Periode 2017-2018. Beberapa kandidat terpilih ditanyai mengenai kesiapannya dan pengambilan sumpah menjadi anggota DPM KEMA Perpusinfo 2017-2018. Anggota DPM periode 2017-2018 terpilih antara lain : 1) Angkatan 2014 yang terdiri dari  Santi Oktapiani, Dian Syaeful Bakhri Putra, Eros Rosmiati, Indri Yanti Aulia, Inaya Shinta Meidiana, Syntia Apriliyan, Nisa Agustiani, Unna Hasanah, Tiara Sugih Hartati, 2) Angkatan 2015 terdiri atas: Rizka Agustin, Keke Indri Saputri, dan Rina Nurhotimah, 3) Angkatan 2016 terdiri atas: Fajar Maulana Yusuf, Santi Nurmalasari, dan Santina Siti Kusaeni. Ketua DPM periode 2017-2018 terpilih yaitu Santi Oktapiani angkatan 2014.

Musyawarah Mahasiswa yang dilaksanakan dalam waktu 3 hari ini diakhiri dengan pemilihan Presiden BEM KEMA PERPUSINFO periode 2017-2018 yang dilakukan secara musyawarah. Terdapat 2 (dua) calon presiden BEM KEMA PERPUSINFO yang terdiri atas mahasiswa angkatan 2015, yaitu AB Hilman dan Aris Munandar. Keputusan akhir seluruh peserta mumas, memenangkan AB Hilman sebagai presiden BEM KEMA PERPUSINFO periode 2017-2018.

Semoga, dengan terpilihnya anggota DPM dan Presiden BEM baru dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi untuk Program Studi Perpustakaan dan Informasi (Ardiansah)

Alumni Program Studi Perpustakaan dan Informasi FIP UPI meraih prestasi

UPI Bandung. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Duta Perpustakaan Jawa Barat 2017. Pemilihan duta perpustakaan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 30 Maret 2017 di Graha Loka Pustakaloka Dispusipda Provinsi Jawa Barat. Pemilihan duta perpustakaan Jawa Barat ini merupakan pertama kali gelaran ini dilaksanakan. Tema yang diusung pada kegiatan pemilihan duta perpustakaan Jaw Barat yaitu “Duta Perpustakaan Membangun Citra Baik Perpustakaan. Tujuan diadakannya acara ini ialah membangun citra “good will” perpustakaan di Jawa Barat. Duta perpustakaan ini diharapkan akan menjadi mediator untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya perpustakaan.

Pada pemilihan tersebut salah satu Alumni Program Studi Perpustakaan dan Informasi FIP UPI berhasil meraih juara harapan 1 atas nama Raden Fasha Nurlidia setelah melalui serangkaian tes dan wawancara. Sebanyak 60 peserta terdaftar dalam pemilihan duta perpustakaan Jawa Barat. Peserta tersebut kemudian dilakukan tahap penyeleksian tes kognitif. Selanjutnya dari hasil penilaian terpilihlah sepuluh peserta terbaik. Kegiatan seleksi selanjutnya yaitu wawancara terbuka dengan dewan juri yaitu Dra. Wina Erwin, M.A, Billy Mohammad Sobirin, SS dan Suherman, M.Si

Peserta sepuluh terbaik itu kemudian dipilih lima terbaik yang dinobatkan sebagai duta perpustakaan Provinsi Jawa Barat yaitu:

  1. Yuliana dari Kabupaten Ciamis (Juara I)
  2. Kinang Darmaga Harahap dari Kota Sukabumi (Juara II)
  3. Tina saridewi, S.IIP dari Kabupaten Sumedang (juara III)
  4. Raden Fasha Nurlidia, S.Pd dari Kabupaten Bandung (Juara Harapan I)
  5. Muhammad Rizki Januar dari Kota Depok (Juara Harapan II)

Program Studi Perpustakaan turut berbangga atas prestasi alumni Program Studi Perpustakaan dan Informasi. Semoga alumni program studi Perpustakaan dan Informasi dapat bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat. (Ardiansah)

Pojok baca baru bernama “Korea-Indonesia Cultural Corner”

UPI Bandung. Perpustakaan UPI terus berupaya meningkatkan pelayanan yang prima. Perpustakaan UPI resmi membuka pusat kebudayaan Korea Selatan dengan nama Korea-Indonesia Cultural Corner (KICC) yang terletak di lantai 2 Gedung Perpustakaan Pusat UPI (Jumat/24/3/2017).

Perpustakaan UPI menghadirkan suasana baru dengan memunculkan pojok baca-budaya Korea Selatan. Pojok baca ini merupakan salah satu program kerjasama antara pihak UPI dengan Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) yang merupakan hasil inisiasi dari Kedutaan Besar Republic of Korea serta mendapat dukungan penuh dari produsen ban premium Hankook Tire asal Korea.

KICC diharapkan menjadi sarana belajar bahasa dan budaya korea yang mampu mengakomodir semua kebutuhan baik mahasiswa maupun dosen. Kehadiran KICC ini semoga membantu Program Studi Pendidikan Bahasa Korea agar bisa berjalan lancar dalam proses pembelajarannya serta KICC diharapkan dapat memfasilitasi mahasiswa maupun dosen untuk menggali informasi semua hal tentang Korea. (Ardiansah)