Struktur Kurikulum

Kesesuaian dengan Visi, Misi, Sasaran, dan Tujuan

Kurikulum sebuah program studi disusun dan dikembangkan dengan mengacu pada visi, misi, dan tujuan dari prodi. Penetapan standar kompetensi lulusan mengacu pada Kepmendiknas No. 045/U/2002. Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu. Lulusan diharapkan memiliki kompetensi dalam hal Pengetahuan dan Pemahaman (Knowledge and Understanding), Keterampilan Intelektual (Intellectual Skill), Keterampilan Praktis (Practical Skill), dan Keterampilan Managerial dan Sikap (Managerial Skill and Attitude). Standar Kompetensi umum tersebut dirumuskan untuk tiap-tiap bidang kajian yang ada di prodi dan disebar menjadi sejumlah mata kuliah di delapan semester.

Selain kompetensi tersebut, lulusan juga diharapkan memiliki kemandirian dan keterampilan berkarya, berkomunikasi, berorganisasi serta mampu mengembangkan, menyebarkan pengetahuan, dan keterampilannya dalam kegiatan sehari-hari yang merupakan kompetensi pendukung dan kompetensi tambahan. Lulusan diharapkan mempunyai wawasan ke depan, tanggap terhadap perubahan global serta mampu membangun jejaring kerja sama dengan berbagai pihak yang sesuai dengan visi Prodi Perpusinfo UPI, yaitu sebagai lembaga yang mampu menghasilkan lulusan yang unggul, mandiri, dan berbudaya dalam bidang pusdokinfo.

Strategi yang dilakukan dalam pencapaian visi, misi, dan tujuan program studi adalah dengan cara meningkatkan relevansi bahan ajar secara berkala dengan pemutakhiran, penyesuaian dan revisi kurikulum, khususnya dalam pengembangan silabus dan SAP (Satuan Acara Perkuliahan).  Hal ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pendidikan, meningkatkan sistem manajemen dan administrasi akademik, menciptakan iklim kerja dan suasana akademik yang kondusif, meningkatkan keterkaitan dengan dunia kerja, serta meningkatkan kualitas sumber daya internal.

Relevansi dengan Tuntutan dan Kebutuhan Stakeholders

Kesesuaian antara pembelajaran yang dilakukan di kampus dengan kebutuhan pasar kerja ditelaah dengan melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan secara berkala oleh para dosen prodi, di mana masukan dari stakeholders eksternal (pengguna, alumni, pemerintah, swasta, dan asosiasi profesi) merupakan acuan dalam perubahan bahan ajar dalam kurikulum dan pembelajaran.

Masukan dari stakeholders internal (mahasiswa dan dosen) digunakan dalam meningkatkan akselerasi metode pembelajaran yang efektif dalam hal pemahaman. Evaluasi dan pemutakhiran bahan ajar dilakukan setiap tahun ajaran dan disesuaikan dengan perkembangan sains dan teknologi. Umumnya hasil evaluasi hanya bersifat pemutakhiran materi, metode pembelajaran dan penyesuaian kebutuhan pengguna.

Pada pertengahan tahun 2011 (28 – 30 April 2011) telah dilakukan lokakarya mengenai kurikulum yang diikuti oleh seluruh dosen tetap dan dosen luar biasa Prodi Perpusinfo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meninjau dan mengembangkan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan dan tututan masyarakat. Lokakarya ini berlangsung selama dua hari dan menghasilkan pemetaan mata kuliah dan silabus untuk beberapa mata kuliah yang sedang berjalan, karena masa penerimaan mahasiswa baru tahun 2009 berlangsung di bulan Agustus. Hal ini berarti, kurikulum baru berjalan empat semester pada saat melaksanakan lokakarya. Pada lokakarya ini kelengkapan pembelajaran dan silabus mata kuliah sudah dilengkapi.

Struktur dan Isi Kurikulum (Keluasan, Kedalaman, Koherensi, Penataan/Organisasi)

Struktur dan isi kurikulum disesuaikan dengan Kepmendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Belajar mahasiswa dan No. 045/U/2002 tentang kurikulum inti pendidikan serta Statuta Universitas Pendidikan Indonesia. Kurikulum disusun dan dikembangkan berbasis kompetensi. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga keluasan, kedalaman, koherensi, dan penataan/organisasi dari mata kuliah yang tercantum dalam kurikulum, sehingga kurikulum prodi tetap adaptif dan responsif terhadap tuntutan pengembangan, baik nasional maupun internasional.

Pada saat pembukaan Tahun 2009 sampai Tahun 2012, Prodi Perpusinfo menggunakan Kurikulum Tahun 2009 dengan beban studi yang harus ditempuh mahasiswa sebanyak  150 SKS, sedangkan mulai Tahun 2013 direncanakan terjadi perubahan Struktur Kurikulum Baru dan dilengkapi dengan beberapa pilihan mata kuliah dengan beban studi yang harus ditempuh sebanyak 148 sks.

struktur-kurikulum-2009-2011Struktur Kurikulum Prodi Perpusinfo Tahun 2009 – 2011

struktur-kurikulum-2013Struktur Kurikulum Prodi Perpusinfo Tahun 2013

Struktur dan isi kurikulum mata kuliah dalam prodi disebar sedemikian rupa dengan memperhatikan mata kuliah prasyarat dan kompetensi sehingga koherensi kurikulum dapat tercapai. Kurikulum disusun/diorganisasi berdasarkan tingkat kesulitan mata kuliah, sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan tingkat kesulitan secara bertahap semester demi semester. Semester I sampai semester IV hanya untuk mata kuliah wajib bersama, sedangkan mata kuliah prodi mulai ditawarkan pada semester V dan seterusnya. Jika mahasiswa mengambil mata kuliah sesuai distribusi kurikulum yang ditawarkan oleh prodi, maka mahasiswa akan dapat menyelesaikan studinya tepat waktu, yaitu 4 tahun (8 Semester).

Setiap mata kuliah pada kurikulum dibuatkan silabus dan Satuan Acara Perkuliahan/Pembelajaran (SAP) yang mencakup kompetensi yang ingin dicapai serta materi pokok perkuliahan, sehingga kedalaman materi kuliah yang diajarkan jelas dan terukur. Selain dari itu setiap mata kuliah disusun sedemikian rupa sehingga dapat memberikan tugas mandiri kepada mahasiswa dengan penilaian lebih besar dari 20%. Tugas ini mencakup seminar/presentasi, menulis artikel yang berhubungan dengan mata kuliah, dan lain-lain, sehingga kurikulum memberikan keluasan mahasiswa untuk menambah ilmunya.

Derajat Integrasi Materi Pembelajaran (Intra dan Antar Disiplin Ilmu)

Kurikulum prodi disusun menurut urutan mata kuliah berdasarkan tingkat kesulitan dan memperhatikan prasyarat, sehingga kurikulum menunjukkan integritas intra disiplin ilmu yang sangat baik. Sedangkan integritas antar disiplin ilmu ditunjukkan dengan adanya hubungan antara silabus satu mata kuliah dengan mata kuliah yang lain. Silabus pada satu mata kuliah tertentu diarahkan ke mata kuliah lain yang relevan untuk dapat mendukung keberhasilan dan pencapaian kompetensi.

Kurikulum Lokal yang Sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat Terdekat dan Kepentingan Internal Lembaga

Kurikulum muatan lokal yang dikembangkan pada Kurikulum Prodi Perpusinfo mengikuti muatan lokal yang dikembangkan di universitas, yakni berupa mata kuliah yang mendukung kompetensi pedagogik (kependidikan).

Mata Kuliah Pilihan yang Merujuk pada Harapan/Kebutuhan Mahasiswa secara Individual/Kelompok Mahasiswa Tertentu

Pada Kurikulum Tahun 2009, Prodi Perpusinfo hanya mengembangkan satu pilihan keahlian tambahan yang dapat dipilih oleh mahasiswa, sedangkan pada Kurikulum Tahun 2013 sudah dikembangkan dua pilihan keahlian, yaitu Keahlian Manajerial dan Aplikasi TIK dalam Bidang Pusdokinfo.

Peluang Bagi Mahasiswa Untuk Mengembangkan Diri: melanjutkan studi, mengembangkan pribadi, memperoleh pengetahuan dan pemahaman materi khusus sesuai dengan bidang studinya, mengembangkan keterampilan yang dapat dialihkan (transferable skills), terorientasikan ke arah karir, dan pemerolehan pekerjaan

Kurikulum prodi disusun sedemikian sehingga mahasiswa dapat mengembangkan diri dengan baik untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman materi khusus sesuai dengan pilihan bidang minatnya. Silabus dan SAP mata kuliah dalam kurikulum dapat meningkatkan keterampilan yang mendekati mahir dan mudah dialihkan (transferable skills) yang baik kepada mahasiswa dan mengacu pada tuntutan dunia kerja sehingga diharapkan mahasiswa lulusan Prodi Perpusinfo lebih mudah memperoleh pekerjaan, mengembangkan karier dan studi lanjut.