Payung Penelitian

A. Kompetensi Manajerial/Pengelolaan Perpusinfo

  1. Manajemen Perpustakaan pada Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  2. Kepemimpinan pada Perpustakaan pada Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  3. Perencanaan pada Perpustakaan pada Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  4. Pelaksanaan Perpustakaan pada Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  5. Evaluasi pada Perpustakaan pada Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  6. Paradigma Baru dalam Manajemen Perpustakaan pada Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.

B. Kompetensi Pelayanan Perpusinfo

  1. Pelayanan Perpustakaan pada Pendidikan Formal (Sekolah Dasar sampai dengan Perguruan Tinggi), Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  2. Pengukuran Nilai Sumbangsih Layanan Perpustakaan dalam Pembangunan Budaya Bangsa.
  3. Model Aplikasi TQM (Total Quality Management) untuk Perpustakaan dan Layanan Informasi.
  4. Pengaruh Perubahan Teknologi, Akses Universal, dan Akhir Kiprah Perpustakaan.
  5. Model Pengembangan Layanan Perpustakaan bagi Kelompok Pemustaka Berkebutuhan Khusus.
  6. Hakikat “Libraries Without Walls”: Penyampaian Layanan Perpustakaan bagi Pemustaka dengan Jarak Jauh.
  7. Rancangan Layanan Perpustakaan Berdasarkan Kebutuhan Pemustaka: Celah Baru untuk Memposisikan Ulang di Lingkungan Perpustakaan.
  8. Model Pengembangan Literasi Informasi bagi Pembelajar Non-Tradisional.
  9. Pendidikan Pemustaka dan Perpustakaan Akademik.
  10. Pustakawan pada Perpustakaan Hibrida di Abad ke-21: “A Collaborative Service – Staffing Model”.
  11. Kiat-Kiat Layanan Mandiri Pemustaka pada Perpustakaan Hibrida.

C. Kompetensi Pengolahan Perpusinfo

  1. Manajemen Pengolahan di Perpustakaan Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  2. Analisa Kualitas Layanan Perpustakaan dengan Menggunakan Model Lib-Qual.
  3. Kompetensi Pustakawan Berkorespondensi Menggunakan Bahasa Ingris: Kinerja Pengembangan Koleksi Melalui Pemesanan Online;
  4. Alokasi Finansial Berskala Kecil: Tantangan bagi Anggaran Akuisisi Perpustakaan.
  5. Pengembangan Koleksi dan Akuisisi pada Perpustakaan Akademik di Indonesia.
  6. Dampak Pembelian Konsorsial pada Akuisisi Koleksi Perpustakaan.
  7. Alokasi Dana Bahan Pustaka dan Informasi dengan Kendala Internal.
  8. Investigasi Masalah Akuisisi Buku.
  9. Sistem Pendukung Keputusan untuk Penetapan Anggaran Akuisisi di Perpustakaan.
  10. Tantangan bagi Perpustakaan Berupa Pengadaan Jurnal Akademik Berkualitas.
  11. Kompetensi Pustakawan Meminimalisisir Koleksi Irelevan dengan Kebutuhan Kurikulum Program Studi.

D. Kompetensi Pengembangan Profesi Pustakawan

  1. Prototipe Sistem Informasi Jabatan Fungsional Pustakawan Berbasis Web.
  2. Rasio Pustakawan dengan Pemustaka di Perpustakaan Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  3. Rasio Pustakawan dengan Titik-Titik Layanan di Perpustakaan Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  4. Rasio Pustakawan dengan Koleksi di Perpustakaan Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  5. Komposisi Pustakawan Ahli, Pustakawan Terampil, dan Tenaga Pengelola Perpustakaan di Perpustakaan Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  6. Perencanaan dan Mutasi Jabatan Fungsional Pustakawan di Perpustakaan Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  7. Pengorganisasian Pustakawan di Perpustakaan Pendidikan Formal (Sekolah Dasar sampai dengan Perguruan Tinggi), Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  8. Pembinaan Karier Pustakawan di Perpustakaan Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  9. Pemantauan (Monitoring) dan Evaluasi di Perpustakaan Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Pendidikan Informal, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus.
  10. Keberadaan Jabatan Fungsional Pustakawan Dikaitkan dengan Perolehan Angka Kredit Kumulatif dengan Melakukan Kegiatan Berbasis TIK.
  11. Wawasan Kependidikan Pustakawan.
  12. Etos Kerja Pustakawan dalam Melakukan Layanan.
  13. Penghayatan Etika Profesi.
  14. Minat Baca Pustakawan.

E. Kompetensi ICT (Information and Communication Technology)/TIK di Perpustakaan

  1. Model Pengembangan Media Belajar Klasifikasi dengan Pendekatan ICT.
  2. Pembudayaan TIK pada Layanan Perpustakaan.
  3. Metode Pengajaran TIK bagi Pemustaka Melalui User Education.
  4. Landasan Teori dan TIK dalam Pemanfaatan Sumber Informasi pada Perpustakaan Digital.
  5. Efektivitas Media Pembelajaran Mata Kuliah Perpustakaan Berbasis Software.
  6. Kemandirian Penelurusan Online untuk Maksimalisasi Pemerolehan Informasi dengan Memanfaatkan Fasilitas Boolean Search.
  7. Koleksi Repository Perpustakaan dan Nilai Pemberdayaan Telusur yang Menyertainya.
  8. Model Penyusunan Organigram pada Titik Layanan Berbasis ICT.