The Blog

UPI, Bandung.  Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia telah melakukan program Pengabdian pada Masyarakat (P2M) pada Sabtu (13/03) lalu. Lokasi P2M bertempat di daerah Tanjungsiang, Subang, Jawa Barat dengan Guru-Guru sebagai sasaran kegiatan P2M kali ini. Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan yakni Dr. Rudi Susilana, M.Si., kemudian acara dilanjutkan dengan dipandu oleh Ketua Program Studi Perpusinfo yakni Dr. Linda Setiawati, M.Pd., serta diisi oleh Tim Dosen yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Angga Hadiapurwa, M.I.Kom., Gema Rullyana, M.I.Kom., Ardiansah, M.I.Kom., serta Tim Mahasiswa.

Bersama Dekan FIP di Lokasi P2M

Dengan mengangkat tema “Sekolah sebagai Lingkungan ramah digital Bagi Siswa” kegiatan P2M ini diisi dengan kegiatan sharing dan diskusi berkaitan dengan literasi digital, pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran, serta berbagi pengalaman berkaitan fenomena-fenomena yang terjadi di sekolah yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi baik untuk kegiatan pembelajaran maupun administrasi guru dan sekolah. Dari hasil sharing dan diskusi ini, diperoleh simpulan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan sesuatu yang memang harus dilakukan, meskipun dalam pelaksanaannya tentu diperlukan adaptasi yang tidak mudah. Proses adaptasi tersebut harus dihadapi agar di masa yang akan datang tidak terjadi kembali permasalahan yang sekarang banyak dialami oleh guru-guru, seperti kesalahan dalam proses administrasi, keterbatasan pengetahuan mengenai platform pembelajaran, serta permasalahan lainnya yang sama-sama menjadi pekerjaan rumah untuk semua pihak.

Pemberian Doorprize kepada Guru yang Aktif Berdiskusi
Foto Bersama

Kegiatan P2M ini berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (jaga jarak, menggunakan masker) sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Diharapkan dari kegiatan P2M ini dapat menjadi wadah untuk berkolaborasi antara guru dan perguruan tinggi dalam usaha berkontribusi untuk membantu menyelesaikan permasalahan pendidikan di Indonesia serta menjadi awalan yang baik bagi Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi untuk berinovasi melalui kegiatan pengabdian ini. (Hafsah, Nanda/Red)