Profil SDM

Pengelolaan Dosen dan Tenaga Kependidikan

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor kunci yang sangat menentukan kualitas layanan pendidikan. SDM yang ada di Prodi Perpusinfo terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan staf administrasi. SDM dosen yang ada di Prodi Perpusinfo diupayakan untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Beberapa hal yang telah dilakukan dan terus diupayakan oleh Prodi Perpusinfo dalam pengelolaan SDM ini adalah sebagai berikut:

  1. Dalam penugasan mengajar, Program Studi Perpusinfo mengupayakan, dosen pengampu tidak menangani lebih dari 12 SKS. Dalam mengampu mata kuliah, pelaksanaan perkuliahan dibantu oleh Pustakawan Fungsional Ahli yang berhak mengajar dan memiliki gelar magister Perpustakaan dan Informasi. Selain itu, dibantu oleh tenaga hasil Talent Scouting yang sudah dan sedang menempuh jenjang magister Ilmu Perpustakaan dan Informasi;
  2. Sebagai bagian dari kaderisasi, seluruh pengajar yang terlibat pada Prodi Perpusinfo diminta dalam penyusunan perencanaan mata kuliah. Pembinaan berfokus pada unsur perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi termasuk penyusunan Silabus, SAP, dan Bahan Ajar;
  3. Dosen Pengampu mata kuliah adalah mereka yang sudah menduduki Jabatan Lektor dan memiliki gelar magister (S2) sesuai dengan mata kuliah yang diampunya;
  4. Setiap dosen bertanggung jawab untuk mengatur perencanaan pengajaran, melaksanakan proses belajar mengajar, melaksanakan evaluasi terhadap kegiatan mengajar, dan melaporkan tugas mengajarnya pada akhir semester kepada ketua prodi;
  5. Penugasan mengajar bagi dosen disesuaikan dengan kompetensi dan bidang keahlian yang dimilikinya;
  6. Dosen diwajibkan melaksanakan bimbingan akademik bagi mahasiswa sesuai dengan penugasan dari Ketua Prodi dan mendapat Surat Tugas yang ditandatangani oleh Dekan (Pimpinan) FIP UPI;
  7. Para Pustakawan Fungsional Ahli yang direkrut menjadi pengajar, mendapat Surat Tugas Mengajar yang ditandatangani oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia;
  8. Dosen didorong untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan dana mandiri, dana yang tersedia pada RKAT prodi, dan atau yang diperoleh dari hibah kompetisi internal universitas dan eksternal universitas;
  9. Dosen dianjurkan untuk berperan aktif pada seminar, lokakarya, atau pertemuan ilmiah lainnya pada tingkat lokal, nasional, dan internasional;
  10. Keahlian para pengajar/dosen dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, terutama untuk pelaksanaan perkuliahan dan pengabdian kepada masyarakat yang direalisasikan melalui penataran, pelatihan, dan bimbingan pemagangan.

Profil Dosen dan Tenaga Pendukung: Mutu, Kualifikasi, Pengalaman, Ketersediaan (Kecukupan, Kesesuaian, dan Rasio Dosen – Mahasiswa)

Pada tahun 2013 ini, Prodi Perpusinfo memiliki 6 (enam) orang dosen tetap yang secara efektif melaksanakan tugas mengajar. Dari ke-enam dosen tersebut 4 orang berkualifikasi akademik S3 (doktor) dan dua orang berkualifikasi akademik S2 (magister). Dari dua orang dosen yang berkualifikasi akademik magister tersebut, satu orang sedang menyelesaikan disertasi doktor dan satu orang berencana melanjutkan studi pada tahun 2014.

Kualifikasi Pendidikan Dosen Tetap Prodi Perpusinfo

Selain dosen tetap, ada 9 (sembilan) orang tenaga luar biasa dengan jabatan fungsional pustakawan, 5 (lima) orang dosen tetap Jurusan Kurtekpend FIP UPI, 4 (empat) orang dosen tetap UPI, dan 2 (dua) dosen luar biasa serta 4 (empat) orang tenaga pengajar hasil talent scouting. Tenaga pendukung administrasi tata usaha yang dimiliki Prodi Perpusinfo adalah 1 (satu) orang tenaga administrasi dengan kualifikasi akademik lulusan SMA.

Presentase Dosen Pengajar di Prodi Perpusinfo

Semua dosen memiliki latar belakang pendidikan yang relevan dengan mata kuliah yang dibinanya. Daftar tugas mengajar dan penanggungjawab mata kuliah pada Prodi Perpusinfo menunjukkan pemerataan pembagian tugas di antara para dosen tersebut sesuai bidang keahliannya masing-masing.

Selain itu juga tenaga sumber daya manusia di Prodi Perpusinfo didukung oleh adanya SDM lainnya, seperti tenaga administrasi di Fakultas, para teknisi dan instruktur, serta petugas lainnya di Perpustakaan, Direktorat TIK, Balai Bahasa, Sekolah Laboratorium, UPT-BLK, Workshops, dan Laboratorium di Jurusan dan Fakultas lain yang relevan di lingkungan UPI.

Pada kelompok mata kuliah yang diberikan oleh tim dosen (team teaching) pada dasarnya dimaksudkan sebagai unsur kerja sama dan pembinaan oleh dosen senior kepada dosen junior. Strategi pembelajaran utama yang digunakan pada mahasiswa di Prodi Perpusinfo adalah diskusi, debat, presentasi, dan praktek. Hal ini didasarkan pada beberapa mata kuliah yang menuntut adanya sejumlah kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. Strategi ini digunakan untuk mengarahkan mahasiswa pada kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti kemampuan menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi selain kemampuan keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupannya. Dengan demikian proses pembelajaran yang berlangsung menjadi lebih kreatif, inovatif dan bermakna.

Analisis dan kajian tentang prodi dosen dan tenaga pendukung di Prodi Perpusinfo baik yang telah, sedang, dan akan dilakukan pengembangannya di tahun-tahun mendatang menunjukan adanya “strong point” Prodi Perpusinfo yang berarti telah memiliki perangkat SDM yang cukup baik karena kualifikasi, pengalaman, dedikasi, prestasi, dan karya ilmiahnya cukup memadai. Selain itu peluang untuk melakukan pengembangan melalui kerja sama dan memperoleh proyek-proyek hibah bersaing juga cukup terbuka.

Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia

  1. Menciptakan iklim yang dapat mendorong kecintaan dan kebanggaan dosen  terhadap pekerjaannya dan institusi;
  2. Mendorong peningkatan kompetensi dosen melalui pendidikan lanjut dan pelatihan;
  3. Meningkatkan kerja sama dengan institusi luar untuk peningkatan kompetensi dosen;
  4. Menyusun aturan kepegawaian yang dapat meningkatkan motivasi dosen;
  5. Menambah tenaga pendukung yang dapat menunjang proses belajar mengajar.

Keberlanjutan Pengadaan dan Pemanfaatannya

Keberlanjutan Program Studi Perpusinfo sangat menjanjikan. Alasannya adalah input mahasiswa yang berminat masuk ke Prodi Perpusinfo sangat berlimpah, khususnya dengan lahirnya UU No. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan dan Permendiknas No. 25 Tahun 2008 tentang Kompetensi Tenaga Pengelola Perpustakaan. Pemerintah melalui Perpustakaan Nasional RI dan Pendidikan Dasar mengemukakan bahwa pada tahun 2013 untuk mendukung Permendiknas No. 25 Tahun 2008 dibutuhkan sekitar 200.000 Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah. Hal ini menjadi suatu jaminan bahwa Prodi Perpusinfo ini akan tetap eksis untuk memenuhi kebutuhan lapangan.

Para pengajar sangat mendukung keberadaan Program Studi ini. Infrastruktur Universitas terus berbenah untuk menciptakan kampus yang baik dan Program Studi yang harus menunjukkan eksistensinya.