Workshop Kajian Kurikulum dan Kompetensi Pustakawan dalam Implementasi KKNI Bidang Perpustakaan dan Informasi

BANDUNG, Kurikulum merupakan “jalur pacu” atau “kendaraan” untuk mencapai tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan dari suatu program studi. Untuk suatu program studi perlu dirumuskan sesuai dengan tujuan pendidikan dan tuntutan kompetensi lulusan, sehingga lulusan program studi tersebut memiliki keunggulan komparatif dibidangnya.

Tentunya program studi harus menyiapkan lulusan, salah satunya adalah mempersiapkan lulusan menjadi profesional. Hal yang setidaknya harus dipersipakan adalah :

  1. Mengetahui regulasi: KKNI, LSP Bidang Perpustakaan, Uji Kompetensi
  2. Mempersiapkan kompetensi professional: LSP Bidang Perpustakaan
  3. Mendapatkan pengakuan atas kompetensi profesi

Dalam penyusunan kurikulum program studi prlu dipikirkan agar keluaran (outcomes) yang diharapkan, sasaran (goals), dan tujuan (objetive) pendidikan yang akan dicapai kurikulum tersebut, tidak memuat nilai-nilai dasar yang cepat usang dan/atau tidak relevan, hal seperti ini disebut sabretoothed curriculum. Kurikulum harus responsif pada perubahan kebutuhan stakeholders terhadap lulusan program studi tersebut. Mengingat KKNI sangat erat kaitannya dengan kurikulum dan kebijakan yang menjadi pijakan utama bagi program studi, yang mana KKNI nantinya akan dijadikan rujukan dalam kurikulum sehingga capaian belajar lulusan nantinya (learning outcomes) juga mengacu atau berstandar KKNI.

Berdasarkan pemikiran dan kebutuhan tersebut, kami tim dosen Program Studi Perpustakaan dan Informasi, Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan,  Fakultas ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia bermaksud menyelenggarakan workshop dengan tema kegiatan “Kajian kurikulum dan kompetensi pustakawan sekolah dalam implementasi KKNI di Bidang perpustakaan dan Informasi ”.

Sesuai dengan tema tersebut, maka workshop Tahun 2016 akan menghadirkan narasumber kompeten, Ibu Dra. Rahma Sugiarti, M.Si. yang merupakan Ketua Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga, dan ibu Dra. Endang Ernawati, M.Lib yang merupakan pustakawan di Perpustakaan Universitas Bina Nustara yang juga sebagai ketua di Lembaga Sertifikasi Pustakawan.

Adapun tujuan dari workshop ini adalah :

  1. Mengkaji kurikulum program studi perpustakaan dan informasi
  2. Mengkaji kompetensi calon pustakawan
  3. Mengkaji aspek-aspek kompetensi yang diujikan pada saat sertfikasi pustakawan
  4. Menghasilkan kelengkapan kurikulum program studi meliputi profil lulusan, capaian pembelajaran, RPS, Bahan ajar dan instrumen penilaian.

Kegiatan workshop akan dilaksanakan pada hari Kamis-Jumat 29-30 September 2016, mulai pukul 12.00 sampai dengan selesai, di Travello Hotel Bandung Jl. Dr. Setiabudi No. 268, Bandung 40143. Peserta berjumlah 22 orang, dimana peserta adalah dosen Perpustakaan dan informasi Fakultas Ilmu Pendidikan, Univeristas Pendidikan Indonesia. (Gema/Angga)