Kamis, 10 Juli 2025 – Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk pelatihan luring kepada 29 peserta yang terdiri atas guru dan pustakawan sekolah se-Kabupaten Garut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan yang berfokus pada praktik dan implementasi pembelajaran, setelah sebelumnya para peserta berhasil menyelesaikan sesi daring dan pembelajaran mandiri melalui platform microcredential Libme (Library Academy).
Bertempat di SMPN 2 Tarogong Kidul, sesi pelatihan luring ini dirancang untuk menguatkan pemahaman konseptual sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada peserta. Materi-materi yang disampaikan mencakup tiga pembahasan utama.
Materi pertama bertajuk “Literasi Digital dan Etika Bermedia Digital” disampaikan oleh Hj. Susanti Agustina, Ph.D. dan Dr. Hana Silvana, M.Si. yang menekankan pentingnya kecakapan digital, etika bermedia, serta peran guru sebagai digital role model. Peserta diajak merefleksikan tanggung jawab digital melalui pendekatan biblioterapi dan studi kasus nyata di lingkungan sekolah.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Dr. Riche Cynthia Johan, M.Si. dan Fikri Dwi Oktaviani, M.I.Kom., yang mengulas literasi informasi untuk pemelajar mandiri, termasuk praktik pencarian informasi menggunakan model boolean untuk menemukan sumber ilmiah yang kredibel. Sesi ini juga membahas penggunaan AI sebagai asisten belajar, dengan praktik langsung penggunaan prompt dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.
Materi terakhir, difokuskan pada praktik teknis, yakni instalasi dan penggunaan aplikasi SLiMS (Senayan Library Management System) sebagai sistem manajemen perpustakaan sekolah, yang dipandu oleh Yayu Wulandari, M.I.Kom. dan Ardiansah, M.I.Kom.
Sebagai bentuk apresiasi, dua peserta terpilih diberi kesempatan menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti pelatihan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik berdasarkan tingkat keaktifan dan keberhasilan mereka dalam menyelesaikan pembelajaran melalui platform Libme, serta sesi foto bersama sebagai penanda akhir kegiatan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi wujud nyata kontribusi sivitas akademika dalam memperkuat peran perpustakaan sekolah. Dengan meningkatnya pemahaman peserta terhadap literasi digital, etika bermedia, serta pengelolaan perpustakaan berbasis teknologi, diharapkan perpustakaan sekolah dapat bertransformasi menjadi ruang yang lebih adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan kurikulum. (Amina, Admin/Red)

