Bandung, 22 September 2025 — SMAN 15 Bandung melaksanakan kegiatan penerimaan mahasiswa Program Penguatan Pengalaman Profesional Non Kependidikan (P3NK) dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Program ini diikuti oleh tiga mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2022, yaitu Alvin Tessar Permata (2203629), Andini Putri Pramuditha (2200940), dan Syifa DianI Fadilah (2207582). Ketiganya melaksanakan kegiatan praktik di bawah bimbingan dosen pembimbing, Ibu Susanti Agustina, Ph.D.
Kegiatan penyambutan dilakukan dengan hangat oleh perwakilan perpustakaan SMAN 15 Bandung, yakni Pak Ruslan Pane, S.Sos., selaku Bidang Teknis Perpustakaan, dan Pak Dedi Sutisna, S.Kom., selaku Bidang Sirkulasi Perpustakaan. Kehadiran para mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan perpustakaan sekolah serta mendukung program-program literasi yang telah berjalan.

Pada minggu pertama pelaksanaan, mahasiswa telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan operasional perpustakaan. Aktivitas yang dilakukan meliputi shelving koleksi buku, input data bibliografis ke dalam sistem aplikasi SLiMS, pelabelan dan pengecapan buku, serta pembuatan konten media sosial yang mengangkat pilar edukasi, hiburan (entertainment), dan promosi. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat sistem manajemen koleksi, tetapi juga membawa semangat baru dalam strategi literasi sekolah yang lebih kreatif dan dekat dengan karakter generasi muda.
Kegiatan penerimaan mahasiswa Program Penguatan Pengalaman Profesional Non Kependidikan (P3NK) dari Universitas Pendidikan Indonesia di SMAN 15 Bandung tidak hanya menjadi ajang praktik lapangan bagi mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, tetapi juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals for Indonesian Graduates (SDIGs), khususnya dalam mendukung SDIG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan layanan literasi sekolah, SDIG 9 (Inovasi dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi seperti SLiMS dan media sosial, serta SDIG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) melalui kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan sekolah; kegiatan seperti shelving, input data bibliografis, pelabelan buku, hingga produksi konten literasi kreatif menunjukkan kontribusi mahasiswa dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman (Alvin, Andini, Syifa/Red).

