Bandung, 27 November 2025 – Mahasiswa Program studi Perpustakaan dan Sains Informasi mengikuti sesi kuliah tamu yang bertema “ Kerjasama antara perpustakaan, sekolah, dan pusat pembelajaran masyarakat” bersama pemateri Assoc. Prof. Ts Dr. Roziya Binti Abu dari Universiti Teknologi MARA Malaysia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Pengantar Ilmu perpustakaan dan Informasi yang diampu oleh Dr. Angga Hadiapurwa, S.Pd., M.I.Kom. dan Suciyanti Ramadhan, M.A. Diikuti oleh mahasiswa baru angkatan 2025 dan dibuka oleh Master of Ceremony, Karina Adiliani Nafisya dan Raisyah Kamila sebagai perwakilan dari mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi angkatan 2025.
Pada sesi pematerian, Assoc. Prof. Ts Dr. Roziya Binti Abu memaparkan terkait peran strategis perpustakaan dalam pemerataan literasi yang masih kurang menjadi prioritas pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara perpustakaan umum, perpustakaan sekolah, dan pusat pembelajaran masyarakat melalui model pembagian sumber daya, pengembangan profesional, dan kerja sama program. Kemitraan berkelanjutan ini menuntut formalisasi kerja sama, keselarasan dengan program sekolah, serta penguatan kapasitas SDM dan sumber daya lain. Kolaborasi yang kuat diharapkan dapat mencegah ketimpangan layanan perpustakaan dan berkontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs, khususnya peningkatan kualitas pendidikan.
Sesi kedua merupakan diskusi interaktif, ditandai dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam mengajukan pertanyaan tentang Kerjasama Berkelanjutan antara Perpustakaan, Sekolah, dan Pusat Pembelajaran Masyarakat. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara rinci, dengan penjelasan yang jelas dan komprehensif serta contoh-contoh yang relevan dengan kondisi perpustakaan saat ini
Kelas praktisi ini kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. Melalui kegiatan praktisi mengajar ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki wawasan teoritis terkait keilmuan perpustakaan dan informasi, tetapi juga mampu mempelajari ilmu praktis yang diperoleh langsung dari pemateri berpengalaman melalui materi “Kerjasama antara Perpustakaan, Sekolah, dan Pusat Pembelajaran Masyarakat.” Mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya penerapan budaya kerja yang efisien, profesional, dan terstruktur dalam pengelolaan perpustakaan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk lebih mengenal realitas dunia kerja serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan lembaga informasi (qanita & adzkia/red).

