The Blog

Prodi Perpustakaan dan Sain Informasi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia mengadakan kelas praktisi mengajar dalam mata kuliah Sumber dan Layanan Informasi Anak pada Rabu, 8 November 2023. Kelas praktisi mengajar ini dilaksanakan bersama Kak Citrarini Ceria atau disapa Kak Cice selaku pustakawan di Pustakalana Childrens Library dan Ibu Suci Yanti Ramadhan, M.A. selaku dosen prodi Perpustakaan dan Sains Informasi. Kelas praktisi mengajar ini dilaksanakan secara hybrid dengan pematerian yang diberikan Kak Citrarini Ceria melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan pematerian oleh Kak Cice diikuti oleh mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2022 berjalan lancar dari awal hingga akhir pematerian. Dalam kelas pengajar praktisi sesi 1 ini, Kak Cice memaparkan seputar Pustakalana, koleksi di Pustakala dan layanan atau program yang ada di Pustakalana yang diberikan kepada pemustakanya. Hal ini bertujuan agar selain memahami sumber dan layanan informasi untuk anak secara teori, mahasiswa juga dapat mengetahui dan memahami bagaimana implementasi sumber dan layanan informasi untuk anak di perpustakaan anak.

Dok. 1 Kegiatan Belajar Mengajar

Antusiasme mahasiswa dalam kelas praktisi mengajar ini juga terlihat ketika sesi diskusi dilaksanakan. Mahasiswa mengajukan pertanyaan kepada Kak Cice mengenai program evaluasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan layanan di perpustakaan, program untuk meningkatkan minat baca anak, kriteria atau kompetensi apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi pustakawan atau volunteer di Pustakalana, program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pustakawan, analisis kebutuhan pemustaka di Pustakalana, dan program atau fasilitas yang mendukung anak penyandang disabilitas. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab oleh Kak Cice dengan jawaban yang informatif dan relevan dengan pertanyaan yang diajukan sehingga dapat memberi insight kepada mahasiswa.

Di akhir kelas praktisi mengajar sesi 1 ini, Bu Suci memberikan kesimpulan bahwa pustakawan itu bukan hanya duduk di perpustakaan dan hanya menjaga buku saja, tetapi pustakawan juga dapat membuat program-program untuk anak atau mengajak anak-anak melakukan kegiatan di luar. Selain itu, Bu Suci juga mengarahkan kepada mahasiswa untuk menggali informasi dan ilmu sebanyak-banyaknya kepada Kak Cice atas pengalamannya di perpustakaan anak. Dengan demikian, kelas praktisi mengajar ini tidak hanya sebagai ajang pematerian dari pustakawan, tetapi juga sebagai ajang diskusi antara dosen, mahasiswa dan praktisi terkait sumber informasi dan layanan informasai untuk anak. (SYR/Ed)