Bandung, 16 September 2025. telah melaksanakan penerimaan mahasiswa Program Penguatan Pengalaman Profesional Non Kependidikan (P3NK) Universitas Pendidikan Indonesia. Penerimaan ini melibatkan beberapa mahasiswa program studi Perpustakaan dan Sains Informasi khususnya angkatan 22, dengan fokus memberikan kontribusi positif untuk pengembangan perpustakaan sekolah.
Penerimaan P3NK disambut hangat oleh Ibu Ati Sopiani, S.Sn, sebagai Kepala Perpustakaan dan Ibu Kiki Yuwantika, S.Pd, sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Mahasiswa yang mengikuti program ini antara lain Fathiah Wahyu Septianingrum (2200289), Khansa Putri Khairan (2200904), dan Muhamad Rizaldy Waluya (2207631), yang siap berkontribusi melalui berbagai kegiatan sesuai kebutuhan perpustakaan sekolah. Dalam pelaksanaan kegiatan program ini juga berada di bawah bimbingan dosen pembimbing Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi, Ibu Liddya Ganda Asmara, M.I.Kom.
Dalam sambutannya, sekolah mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang terlibat dalam program P3NK, dan diharapkan dapat membantu pengelolaan, layanan, dan program literasi perpustakaan sekolah.
Selama minggu pertama pelaksanaan, mahasiswa telah melakukan beberapa kegiatan, di antaranya mengelompokkan buku yang masih layak dan tidak layak pakai, membersihkan rak buku, serta melakukan shelving sesuai klasifikasi koleksi. Rangkaian kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam mendukung tercapainya SDGs poin 4 yaitu, Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan layanan literasi di sekolah, sekaligus berkontribusi pada SDGs poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan memastikan koleksi yang digunakan tepat guna dan berkelanjutan.
Program ini tidak hanya membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan mereka, tetapi juga merupakan representasi nyata dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam hal poin Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnership for the Goals). Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas literasi, budaya baca, dan pemanfaatan informasi di SMP Negeri 52 Bandung akan meningkat melalui keterlibatan siswa.
Selain itu, program ini memungkinkan mahasiswa menggunakan pengetahuan yang mereka pelajari selama di kelas untuk menerapkannya di situasi dunia nyata. Hal ini, dapat menciptakan hubungan timbal balik antara perguruan tinggi dengan sekolah, serta kerja sama yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. (Fathiah, Khansa, Rizaldi/Red)

