Jakarta Selatan, 26 September 2025 — Dua mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) semester 4 telah menyelesaikan program Magang Mandiri di Perpustakaan Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya Jakarta. Program ini berlangsung selama lima minggu, terhitung sejak 23 Juni hingga 31 Juli 2025.
Unika Atma Jaya merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia yang memiliki reputasi akademik dan riset unggul. Perpustakaan Unika Atma Jaya menyediakan layanan informasi yang mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui koleksi cetak maupun digital yang lengkap. Kampus utama Unika Atma Jaya berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman No. 51, RT.5/RW.4, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12930.
Selama magang, mahasiswa ditempatkan di berbagai divisi strategis, yaitu divisi sirkulasi, divisi pengadaan dan administrasi, divisi pengolahan koleksi, dan divisi promosi. Mereka berkesempatan untuk terlibat langsung dalam pelayanan peminjaman dan pengembalian koleksi, membantu pemustaka menggunakan katalog daring, mengenal alur pemilihan dan pengadaan koleksi, mempelajari administrasi keuangan terkait, serta melakukan katalogisasi dan klasifikasi koleksi agar siap dilayankan dengan standar profesional. Selain itu, mahasiswa juga berkontribusi dalam kegiatan promosi perpustakaan dengan menyusun materi publikasi digital dan poster untuk meningkatkan kunjungan pengguna.

Menurut mahasiswa magang, pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai dinamika pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi. Mereka menyatakan bahwa selama magang tidak hanya mengamati, tetapi juga mengerjakan langsung tugas-tugas pustakawan yang menuntut ketelitian, kemampuan mengatur waktu, dan adaptasi terhadap budaya kerja profesional. Program ini juga membantu meningkatkan keterampilan non teknis seperti komunikasi efektif dengan staf, kerja sama tim, dan pemecahan masalah, yang menjadi bekal berharga untuk memasuki dunia kerja.
Mahasiswa juga memberikan kesan positif terhadap suasana kerja di Perpustakaan Unika Atma Jaya yang dinilai ramah, terbuka, dan mendukung proses belajar. Mereka merasa dihargai sebagai bagian dari tim karena selalu diberi arahan yang jelas, didukung saat menghadapi kesulitan, dan diberi kesempatan mencoba berbagai hal baru. Fasilitas perpustakaan yang modern dan sistem layanan yang terintegrasi turut memperkuat pengalaman belajar selama program ini.
Sebagai saran, mahasiswa berharap program magang dapat dilaksanakan dengan durasi lebih panjang agar peserta dapat mendalami setiap divisi dengan lebih komprehensif. Mereka juga berharap kerja sama antara UPI dan Unika Atma Jaya terus berlanjut dan bahkan dikembangkan menjadi bentuk kolaborasi lain seperti workshop literasi informasi atau kegiatan riset bersama. Kepala Perpustakaan Unika Atma Jaya turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa magang dan menegaskan bahwa program ini bermanfaat bagi kedua belah pihak karena mahasiswa memperoleh pengalaman langsung, sementara perpustakaan mendapatkan dukungan dan perspektif segar dari generasi muda.
Mengacu pada IFLA (2015) dan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI No. 11 Tahun 2015, pengalaman kerja lapangan melalui program magang menjadi langkah strategis dalam membangun kompetensi pustakawan yang siap menghadapi tantangan era digital. Integrasi antara teori perkuliahan dan praktik di lapangan terbukti memperkuat kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja di bidang kepustakawanan dan informasi.
Program Magang Mandiri mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi UPI di Perpustakaan Unika Atma Jaya Jakarta sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Quality Education) dan tujuan ke-17 (Partnerships for the Goals). Melalui keterlibatan langsung di berbagai divisi—mulai dari sirkulasi, pengadaan, pengolahan koleksi, hingga promosi sehingga mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis kepustakawanan, tetapi juga memperoleh keterampilan abad 21 seperti komunikasi, kerja sama tim, dan pemecahan masalah. Kolaborasi antara UPI dan Unika Atma Jaya mencerminkan sinergi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan era digital, sekaligus memperkuat kemitraan lintas institusi untuk mendukung pengembangan literasi informasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat akademik.

