Bandung, 7 November 2025 – Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Angkatan 2022 yang beranggotakan Fathiah Wahyu Septianingrum, Khansa Putri Khairan, dan Muhamad Rizaldy Waluya telah menyelesaikan Program Penguatan Profesional Kepustakawanan Non Kependidikan (P3KNK) di Perpustakaan SMPN 52 Bandung. Setelah menyelesaikan kegiatan selama 30 hari kerja, mahasiswa kemudian memaparkan hasil kerja berupa program dan kegiatan yang dilakukan selama magang berlangsung. Pemaparan dilaksanakan bersama tiga orang perwakilan dari pihak sekolah, diantaranya adalah Kepala Perpustakaan SMPN 52 Bandung yang juga sebagai Guru Pamong yaitu Ibu Ati Sopiani S.Sn., dan dua guru SMPN 52 bandung, serta Dosen Pembimbing kelompok SMPN 52 Bandung yaitu Ibu Liddya Ganda Asmara M.I.Kom. Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB sampai pukul 10.30 WIB.
Kegiatan seminar hasil magang mahasiswa dilaksanakan di salah satu ruang kelas SMPN 52 Bandung. Kegiatan seminar hasil magang diawali dengan pembukaan dan langsung dilanjutkan dengan presentasi. Masing-masing mahasiswa mempresentasikan hasil kegiatan dan kontribusi yang telah mereka lakukan selama menjalani masa magang di Perpustakaan SMPN 52 Bandung, khususnya di bidang administrasi perpustakaan, layanan perpustakaan, pengelolaan bahan pustaka dan kegiatan akademik pendukung. Dalam paparannya, tim mahasiswa juga menjelaskan bahwa program P3KNK merupakan upaya untuk menyiapkan calon pustakawan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki etika kerja, kemampuan komunikasi, dan kerja sama tim yang baik. Selama magang, mereka terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pengelolaan perpustakaan sekolah, mulai dari pengolahan koleksi hingga pelayanan kepada pemustaka.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa melaksanakan beberapa kegiatan utama, antara lain: Analisis kebutuhan pemustaka dan survei kepuasan menggunakan Google Form untuk mengetahui minat dan kebutuhan siswa terhadap layanan perpustakaan, dimana hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMP Negeri 52 Bandung telah memanfaatkan layanan perpustakaan dan berharap adanya tambahan koleksi buku fiksi populer terbaru. Kegiatan lainnya yaitu pemeliharaan fasilitas dan ruang perpustakaan, seperti pembersihan, penataan ulang rak buku, dan pengelompokan koleksi berdasarkan klasifikasi DDC, stock opname dan kurasi bahan pustaka guna memperbarui data koleksi serta menyeleksi buku yang rusak atau sudah tidak relevan dengan kurikulum merdeka. Pengolahan bahan pustaka meliputi klasifikasi, pelabelan, dan penyusunan ulang buku. Selain itu, mahasiswa juga melakukan layanan sirkulasi peminjaman dan pengembalian buku secara konvensional. Tim mahasiswa juga melakukan analisis kebutuhan dan survei kepuasan pemustaka, dimana hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMP Negeri 52 Bandung telah memanfaatkan layanan perpustakaan dan berharap adanya tambahan koleksi buku fiksi populer terbaru.
Kegiatan seminar hasil berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Setelah seluruh mahasiswa memaparkan hasil kegiatan, pihak sekolah dan dosen pembimbing memberikan tanggapan, apresiasi, serta masukan atas kinerja dan kontribusi mahasiswa selama magang di perpustakaan. Acara diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan pihak sekolah sebagai penanda berakhirnya kegiatan P3KNK di SMP Negeri 52 Bandung.
Program P3KNK di SMP Negeri 52 Bandung menjadi salah satu wujud nyata implementasi pengalaman pelajaran secara nyata dalam pendidikan kepustakawanan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan profesional mahasiswa, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas literasi dan budaya baca melalui perpustakaan di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnership for the Goals), melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kompetensi kepustakawanan dan layanan literasi di masyarakat.

