Bandung, 14 November 2025 – Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menyelenggarakan kegiatan Adjunct Professor yang menghadirkan Prof. Madya Ts. Dr. Asmadi Mahammed Ghazali dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (14/11) pukul 08.00 WIB atau 09.00 MYT.
Kegiatan ini merupakan bagian dari perkuliahan Preservasi Bahan Pustaka yang diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023, dengan topik utama mengenai kebijakan preservasi naskah kuno di Malaysia. Dalam paparannya, Prof. Asmadi menyampaikan uraian mengenai kerangka kebijakan, strategi konservasi, serta praktik pelestarian naskah kuno yang diterapkan Malaysia sebagai bagian dari upaya menjaga warisan dokumenter nasional.
Acara dibuka oleh Bapak Dr. Angga Hadiapurwa, M.I.Kom selaku dosen pengampu mata kuliah, yang menekankan pentingnya pemahaman komparatif mengenai praktik preservasi di tingkat internasional. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan langsung dari pakar luar negeri dalam bidang pelestarian informasi.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Mahasiswa menunjukkan ketertarikan pada isu perbandingan kebijakan antara Indonesia dan Malaysia, serta tantangan teknis dalam konservasi naskah kuno. Sebagai penutup, Aufa Fikri selaku perwakilan mahasiswa menyampaikan kesan dan pesan terhadap pelaksanaan kegiatan adjunct professor ini “kegiatan ini membuka wawasan, expanding our horizons, perspectives, and views regarding the practices of preservation and conservation of old manuscripts in Malaysia” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan adjunct professor ini, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UPI berharap dapat memperkaya pengetahuan mahasiswa mengenai praktik dan kebijakan preservasi di tingkat internasional serta memperkuat kolaborasi akademik antara UPI dan Universiti Teknologi MARA.

