UPI, Bandung. Pada tanggal 13 November 2024, Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (Perpusinfo) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Angkatan 2021 yang bernama Herlita Meidina, Nasya Putri Fadilla, dan Repa Ruhya Tri Atmadja, telah menyelesaikan salah satu program yang bernama Program Penguatan Profesional Kepustakawanan Non Kependidikan (P3KNK) di Perpustakaan SMKN 8 Bandung. Program diawali dengan sosialisasi di minggu pertama berjalannya program yang disertai dengan serah terima mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan wawasan dan teori yang selama ini sudah didapatkan di bangku perkuliahan. Setelah menyelesaikan kegiatan selama 40 hari kerja, mahasiswa kemudian memaparkan hasil kerja berupa program dan kegiatan yang dilakukannya. Pemaparan dilaksanakan di ruang rapat sekolah, dengan 3(tiga) orang penguji diantaranya adalah Dosen Pembimbing kelompok SMKN 8 Bandung Fikri Dwi Oktaviani M.I.Kom sekaligus sebagai perwakilan Dosen Perpusinfo, Hetty Kusumawati, S.T., M.Pd. selaku Guru Pamong, dan Bapak Abdurrahman selaku Wakil Kepala Sekolah. Kegiatan ini dimulai pada pukul 13.00 WIB sampai pukul 14.30 WIB.

Mahasiswa mempersiapkan laporan individu hasil kegiatan yang dilakukan selama 40 hari kepada masing-masing penguji. Tidak lupa lembar penilaian juga diberikan sesuai dengan format yang sudah ditentukan. Rangkaian acara dibuka oleh MC sekaligus moderator mahasiswa sendiri yakni Nasya Putri Fadilla. Acara pertama yakni pembukaan yang dimaksud dengan dibukanya acara Seminar Hasil P3KNK di Perpustakaan SMKN 8 Bandung. Acara dibuka dengan ucapan bismillah, kemudian juga ucapan yang terhormat kepada para pihak yang bersangkutan. Rangkaian acara selanjutnya adalah pemaparan hasil kinerja setiap mahasiswa yang sudah dilaksanakan selama 40 hari di Perpustakaan SMKN 8 Bandung. Setiap mahasiswa satu-persatu mempresentasikan hal yang dilakukan selama 40 hari kerja di perpustakaan sekolah.

Presentasi diawali oleh Repa Ruhya yang memaparkan profil dari tempat P3KNK, yakni profil perpustakaan, profil pustakawan, dan profil pemustaka. Pemaparan dilanjut dengan memaparkan hasil kegiatan tambahan di luar kepustakawanan yakni Festival Bulan Bahasa dan Literasi Kelas. Kedua program kegiatan ini merupakan kegiatan yang terlaksana secara berkala setiap tahunnya untuk mendukung dan meningkatkan literasi dan kreativitas siswa. Festival Bulan Bahasa ini dilaksanakan berbarengan dengan hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2024 dengan rangkaian acara yakni acara perlombaan para siswa dan guru. Program literasi kelas ditujukkan untuk meningkatkan literasi siswa yang dilaksanakan pada setiap hari Selasa – Kamis selama 15(lima belas) menit sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai.
Presentasi kemudian dilanjut oleh Nasya Putri yang memaparkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakannya bersama-sama dengan rekan mahasiswa yang lain dalam hal kepustakawanan. Kegiatan yang berjalan dengan baik diantaranya adalah pengolahan koleksi bahan pustaka, pengorganisasian informasi bahan perpustakaan, preservasi layanan perpustakaan, layanan perpustakaan, dan literasi perpustakaan. Pemaparan terakhir dipaparkan oleh Herlita Meidina yang diberi amanah untuk memperbaiki dan juga meningkatkan fitur-fitur otomasi perpustakaan yang telah digunakan oleh perpustakaan yakni SLiMS. Herlita selaku mahasiswa Perpusinfo yang mengambil penjurusan TIK dalam perpustakaan telah mengaplikasikan pengetahuan dan teori yang selama ini diperolehnya. Beberapa hal yang awalnya merupakan sebuah permasalahan bagi pustakawan, dapat diselesaikan dengan baik. Tidak lupa mahasiswa juga menyampaikan setiap kendala, hambatan, dan tantangan yang dihadapi dilengkapi dengan memberikan alternatif penyelesaian.
Setelah pemaparan terlaksana dengan baik, MC membuka rangkaian acara selanjutnya yakni pemberian pendapat dari para penguji. Sesi ini diawali oleh Guru Pamong juga Kepala Perpustakaan Bu Hetty. Selaku Guru Pamong yang setiap hari memperhatikan, membina, mengarahkan, membimbing para mahasiswa untuk melakukan tugas di perpustakaan, menyatakan bahwa yang terpenting adalah proses. Mahasiswa mendapat sanjungan dan ucapan terima kasih karena sudah banyak membantu para tenaga perpustakaan dalam kegiatan kepustakawanan dan kegiatan yang lainnya. Guru pamong melihat, bahwa mahasiswa memiliki etos kerja yang baik dan berkomitmen serta bertanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukannya. Kedisiplinan dan kehadiran yang terpenuhi dengan baik dan maksimal juga tidak luput disampaikan.

Pemaparan kedua disampaikan oleh dosen pembimbing, Ibu Fikri sekaligus sebagai perwakilan Kepala Program Studi Perpusinfo. Sebagai dosen pembimbing yang mempercayakan mahasiswanya untuk bekerja dan membantu para tenaga perpustakaan di SMKN 8 Bandung menyatakan bahwa merasa senang dengan kepuasan atas pekerjaan dan juga kedisiplinan para mahasiswa selama melaksanakan P3KNK. Ucapan terima kasih dan juga sambutan hangat untuk membuka jalin silaturahmi di masa depan bagi mahasiswa selanjutnya melaksanakan P3KNK di Perpustakaan SMKN 8 Bandung ini juga disampaikan.
Akhirnya, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan selama melaksanakan P3KNK. Mahasiswa merasa senang dan juga mendapat banyak sekali pelajaran positif dan juga akan terus mengevaluasi diri untuk bisa menjadi pustakawan yang lebih baik lagi di masa depan. Sesi kesan pesan ini sekaligus juga menjadi penutupan dari dilaksanakannya Program Penguatan Profesional Kepustakawanan Non Kependidikan (P3KNK) di Perpustakaan SMKN 8 Bandung.
Kontributor : Herlita Meidina

