UPI – Bandung. Pada tanggal 18 November 2024, Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia angkatan 2021 yang beranggotakan Cindy Cantika Dwi Oktaviani, Dita Lestari, dan Sabrina Mustika telah menyelesaikan salah satu rangkaian program P3KNK (Program Penguatan Profesional Kepustakawanan Non Kependidikan) di Perpustakaan SMA Negeri 5 Bandung, kegiatan bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa sekaligus meningkatkan dan mengembangkan perpustakaan di lingkungan sekolah. Selama masa magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas penting yang memberikan dampak nyata bagi pengelolaan dan inovasi perpustakaan. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan teori yang dipelajari di bangku kuliah, seperti pengelolaan koleksi, otomasi perpustakaan, dan pengembangan program literasi seperti user education. Melalui pendekatan kolaboratif, mereka membantu mengorganisasi koleksi buku, dan memudahkan akses informasi bagi pengguna perpustakaan.

Program ini berlangsung selama 40 hari kerja, dengan bimbingan langsung dari dosen pembimbing lapangan, Ibu Yayu Wulandari, M.I.Kom., serta guru pamong, Ibu Della Restatesela, S.Pd. Gr., yang juga merupakan Kepala Perpustakaan SMAN 5 Bandung dan juga staf Perpustakaan SMAN 5 Bandung yaitu Ibu Wati dan Ibu Dedeh. Kegiatan P3KNK ditutup dengan seminar hasil yang dilaksanakan di ruang Audio Visual SMAN 5 Bandung pada pukul 09.30 WIB dan diakhiri pukul 10.30 WIB. Seminar hasil ini dihadiri oleh Ibu Heru Ekowati, S.Pd., M.Pd. selaku kepala sekolah SMAN 5 Bandung, Ibu Della Restatesela, S.Pd. Gr., dan juga Ibu Yayu Wulandari, M.I.Kom. Setiap mahasiswa memaparkan laporan individu terkait program yang telah dilakukan, mencakup program kegiatan yang dibuat, kendala, serta solusi dari permasalahan kegiatan magang tersebut.
Sabrina Mustika, yang bertugas sebagai moderator, dan membuka acara seminar hasil P3KNK serta mengarahkan jalannya presentasi seminar hasil P3KNK. Setelah pembukaan, setiap mahasiswa secara bergantian mempresentasikan hasil kerja mereka selama program. Presentasi pertama disampaikan oleh Sabrina Mustika yang menjelaskan mengenai latar belakang, profil perpustakaan, struktur organisasi, visi dan misi, tujuan P3KNK, serta waktu pelaksanaan program.
Kemudian, presentasi dilanjutkan oleh Cindy Cantika yang memaparkan mengenai aspek dan bentuk kegiatan yang dikerjakan, mulai dari bidang pengembangan koleksi perpustakaan seperti inventarisasi koleksi, penyiangan koleksi, stock opname, labelling, dan reshelving. Cindy juga menjelaskan mengenai bidang layanan perpustakaan seperti layanan sirkulasi dan layanan referensi, user education, otomasi perpustakaan, dan juga pengelolaan pojok baca. Selain itu juga menjelaskan hasil kegiatan P3KNK mengenai bidang pengembangan koleksi yang terdiri dari inventarisasi koleksi, penyiangan koleksi, stock opname, labelling, dan reshelving.

Presentasi selanjutnya mengenai hasil kegiatan P3KNK dilanjutkan oleh Dita Lestari yang menjelaskan mengenai bidang layanan perpustakaan meliputi layanan sirkulasi yang bertugas membantu peminjaman dan pengembalian buku dan layanan referensi yaitu bertugas menata dan mengorganisasikan koleksi referensi di area khusus, selanjutnya user education yang memberikan edukasi kepada siswa mengenai pemanfaatan fasilitas dan layanan perpustakaan melalui Instagram @sman5bandung, serta otomasi perpustakaan menggunakan SLiMS untuk meningkatkan efisiensi layanan. Dita juga menyampaikan bahwa salah satu program, yaitu pengelolaan pojok baca, tidak dapat terlaksana karena keterbatasan anggaran dan ruang atau area yang kurang memadai. Selain itu, untuk kendala dan alternatif penyelesaian yaitu user education yang kurang maksimal dapat diatasi dengan pendekatan lebih interaktif, seperti sesi pelatihan kecil, sedangkan masalah penyiangan koleksi dapat diselesaikan dengan inventarisasi rutin dan alokasi anggaran untuk perawatan serta pengadaan koleksi baru. Di akhir presentasi, Dita memberikan sejumlah saran agar perpustakaan SMAN 5 Bandung dapat lebih optimal dalam pelayanan dan pengelolaannya.
Setelah pematerian selesai disampaikan, terdapat sesi diskusi mengenai hasil dari kegiatan magang. Sesi pertama, disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 5 Bandung yaitu Ibu Heru Ekowati, S.Pd., M.Pd., dengan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi mahasiswa Perpusinfo UPI dalam meningkatkan kualitas perpustakaan sebagai tempat atau sumber belajar siswa/siswi SMAN 5 Bandung, menurut beliau kehadiran mahasiswa magang tidak hanya memberikan inovasi segar, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih aktif memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar. Menurut beliau, keterlibatan mahasiswa dalam pengelolaan perpustakaan memberikan kontribusi positif dalam pengembangan Perpustakaan SMAN 5 Bandung.
Selanjutnya Ibu Della Restatesela, S.Pd. Gr selaku kepala perpustakaan SMAN 5 Bandung dan guru pamong yang memberikan sanjungan dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras mahasiswa yang telah membantu tenaga perpustakaan dalam mengelola perpustakaan. Beliau juga menyampaikan mengenai mahasiswa yang selalu memegang komitmen dan tanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukannya. Dan pemaparan terakhir disampaikan oleh Ibu Yayu Wulandari, M.I.Kom. selaku dosen pembimbing lapangan menyampaikan rasa bangga atas kinerja mahasiswa yang telah berkontribusi dalam membantu tenaga perpustakaan di SMAN 5 Bandung selama menjalankan program P3KNK. Beliau berharap kerja sama antara Perpusinfo UPI dan SMAN 5 Bandung dapat terus berlanjut dan menjadi wadah pembelajaran berharga bagi mahasiswa berikutnya.

Seminar hasil diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada SMAN 5 Bandung sebagai ucapan terima kasih yang diberikan oleh pembimbing lapangan Ibu Yayu Wulandari kepada Ibu Heru Ekowati sebagai kepala sekolah, dilanjutkan dengan sesi foto bersama diiringi ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat pada program magang P3KNK. Dengan berakhirnya program ini, diharapkan perpustakaan SMAN 5 Bandung dapat terus berkembang sebagai pusat literasi yang inspiratif bagi seluruh siswa, guru dan staf SMAN 5 Bandung.
Mahasiswa yang terlibat juga mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman yang diperoleh selama P3KNK di SMAN 5 Bandung. Mereka menyatakan bahwa program ini memberikan banyak pelajaran berharga dan memperkaya pemahaman mereka tentang dunia kerja, khususnya di bidang kepustakawanan. Dengan terlaksananya program ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mengembangkan kompetensi mereka sebagai calon pustakawan profesional, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam memajukan literasi dan layanan perpustakaan di tingkat sekolah.
Kontributor : Cindy Cantika, DIta Lestari, dan Sabrina Mustika

