Umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk Indonesia, setiap tahunnya memperingati Hari Wafat Isa Almasih atau yang dikenal juga dengan Jumat Agung. Peringatan ini biasanya jatuh pada hari Jumat sebelum Minggu Paskah dan menjadi momen penting untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus (Isa Almasih) demi keselamatan umat manusia.
Sejarah Hari Isa Almasih bermula dari kisah kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus yang dicatat dalam kitab Injil. Isa Almasih dipercaya oleh umat Kristiani sebagai Anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Pada hari Jumat Agung, umat mengenang saat Yesus disalibkan dan wafat di kayu salib sebagai bagian dari rencana keselamatan tersebut.
Peringatan ini merupakan bagian dari Pekan Suci, yang dimulai dengan Minggu Palma dan berpuncak pada Minggu Paskah, hari kebangkitan Yesus. Hari Jumat Agung menjadi hari refleksi dan doa, di mana umat Kristiani berdoa, melakukan ibadah, serta merenungkan makna pengorbanan dan kasih Tuhan yang luar biasa.
Di Indonesia, peringatan Hari Isa Almasih dirayakan dengan khidmat di gereja-gereja di seluruh tanah air. Selain ibadah, beberapa komunitas juga mengadakan kegiatan sosial sebagai wujud kasih kepada sesama. Pemerintah juga menghormati hari besar ini sebagai bagian dari kalender nasional yang menjunjung tinggi keberagaman agama.
Makna utama dari Hari Isa Almasih adalah ajakan untuk meneladani nilai-nilai kasih, pengampunan, dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah keberagaman Indonesia, semangat ini menjadi perekat penting bagi kerukunan dan perdamaian antarumat beragama.
Dengan mengenang sejarah dan makna pengorbanan Isa Almasih, peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga sumber inspirasi untuk membangun masyarakat yang lebih toleran, penuh kasih, dan bersatu.
Selamat memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih. Kenaikan-Nya adalah janji bahwa kita pun akan ditinggikan bersama-Nya kelak. Mari sambut hari ini dengan iman yang teguh🕊️

