Bandung, 17 September 2025 – Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah menyelenggarakan acara serah terima program Penguatan Profesi Non Kependidikan (P3NK) bagi mahasiswa Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi semester 7 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 19 Bandung. Acara ini menandai dimulainya program magang yang dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang non-kependidikan, khususnya pengelolaan perpustakaan sekolah.
Program P3NK ini merupakan inisiatif strategis UPI untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis di luar ruang kuliah, sehingga mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan teoritis dalam konteks dunia kerja nyata. Mahasiswa peserta yang berjumlah 3 orang, yaitu Harven Kawatu, Kuntum Khaira dan Rivana akan menjalani magang selama 30 hari kerja di SMAN 19 Bandung, di mana mereka akan terlibat dalam kegiatan seperti pengelolaan koleksi perpustakaan, pengembangan sistem informasi, serta dukungan layanan informasi bagi siswa dan guru. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.
Dalam acara serah terima yang berlangsung secara resmi, Lutfi Khoerunnisa, M.I.Kom, selaku dosen pembina lapangan mahasiswa P3NK Perpustakaan dan Sains Informasi menyampaikan terima kasih dan komitmen institusi untuk terus mendukung pengembangan profesi mahasiswa. Sementara itu, Imam Lubisasono, S.Pd.I., M.Pd., selaku Kepala SMAN 19 Bandung menyambut baik kerjasama ini. Beliau menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa P3NK akan memperkaya ekosistem pembelajaran di sekolah serta membantu dalam kemajuan Perpustakaan SMAN 19 Bandung.
Program Penguatan Profesi Non Kependidikan (P3NK) bagi mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi UPI di SMAN 19 Bandung ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan akses terhadap sumber daya informasi dan pengelolaan perpustakaan sekolah yang mendukung pembelajaran siswa serta pengembangan kompetensi guru. Selain itu, program ini sejalan dengan SDG 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan mempromosikan inovasi dalam sistem sains informasi; SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui persiapan mahasiswa untuk profesi profesional di bidang non-kependidikan; serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah menengah, sehingga secara keseluruhan memperkuat ekosistem pendidikan berkelanjutan di Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh Imam Lubisasono, S.Pd.I., M.Pd. selaku Kepala SMAN 19 Bandung, Iqbal Issaghozi, S.Pd., M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Adi Darma Indra, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Lutfi Khoerunnisa, M.I.Kom selaku dosen pembina lapangan mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi, Nur Mutmainah, S.Pd., M.A selaku dosen pembina lapangan mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman, Dieta Ayu Lestary, M.Pd. selaku Kepala Perpustakaan SMAN 19 Bandung, mahasiswa peserta P3K 10 orang, serta guru pamong masing masing jurusan. Melalui program ini, UPI berupaya memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan pendidikan menengah untuk menciptakan generasi profesional yang kompeten dan adaptif.
Acara ini ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan orientasi mahasiswa pada guru pamongnya masing. Harapannya, mahasiswa dapat memperoleh wawasan mendalam, membangun jaringan profesional, serta memberikan kontribusi positif bagi SMAN 19 Bandung. (Harven/Red)

