Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Selangor, 29 Oktober 2025 – Kegiatan inspiratif bertajuk Reading for Healing: Bibliotherapy for Intelligentia et Dignitas” telah berlangsung pada Rabu, 29 Oktober 2025 di Smart Classroom (BK19), Fakulti Sains Maklumat (FSM), UiTM Cawangan Selangor. Acara ini merupakan inisiatif Kelab Biblioterapi FSM yang baru dibentuk sebagai wadah pengembangan praktik biblioterapi di lingkungan akademik UiTM Malaysia.
Sesi ini menghadirkan Susanti Agustina, Ph.D, pakar biblioterapi Indonesia dan pensyarah dari Program Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dalam sesi berbagi bertema “Reading for Healing”, Dr. Susanti menekankan pentingnya penyamaan persepsi paradigma humanistik biblioterapi dalam bidang Library and Information Science (LIS). Menurut beliau, pendekatan ini menempatkan manusia bukan sekadar sebagai pengguna informasi, melainkan sebagai individu yang memiliki potensi untuk tumbuh, pulih, dan menemukan makna hidup melalui bacaan.
Turut hadir dalam acara ini PM Wan Satirah Wan Mohd Saman, pembina Kelab Biblioterapi FSM, yang juga menegaskan pentingnya integrasi biblioterapi dalam pendidikan tinggi sebagai strategi promosi kesejahteraan emosi dan mental mahasiswa. Kehadiran anggota Persatuan Biblioterapi Malaysia serta konselor dari UiTM Perlis turut memperkaya diskusi lintas institusi yang berorientasi pada kolaborasi keilmuan dan penerapan praktis.
Dalam sesi akhir, Dr. Susanti memandu praktik langsung biblioterapi bagi mahasiswa sebagai langkah preventif untuk menjaga kesejahteraan emosi dan kesehatan mental. Peserta diajak membaca (kapsul ayat Quran berdasarkan tipe Golongan Darah) dan merefleksikan teks ayat pilihan secara intuitif dan mendalam untuk mengenali emosi, menemukan nilai diri, serta menguatkan daya lenting (resilience) melalui literasi.

Sesi praktik ini mendapat antusiasme tinggi, para mahasiswa aktif bertanya dan menyampaikan pengalaman pribadi selama proses refleksi. Banyak di antara mereka mengaku lebih memahami bagaimana biblioterapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun dalam konteks pelayanan perpustakaan dan bimbingan akademik.
Melalui kegiatan ini, Kelab Biblioterapi FSM UiTM meneguhkan komitmennya untuk menjadi ruang pembelajaran dan pengabdian yang berfokus pada pengembangan biblioterapi sebagai jembatan antara literasi, kemanusiaan, dan kesejahteraan psikososial mahasiswa.
Kegiatan “Reading for Healing: Bibliotherapy for Intelligentia et Dignitas” memiliki keterkaitan erat dengan SDGs nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDGs nomor 4 (Pendidikan Berkualitas). Melalui pendekatan biblioterapi humanistik, kegiatan ini berupaya mempromosikan kesejahteraan mental dan emosional mahasiswa melalui kekuatan literasi dan refleksi diri. Sesi ini tidak hanya memperkenalkan konsep membaca sebagai sarana pemulihan (reading for healing), tetapi juga mengintegrasikan nilai kemanusiaan dan pendidikan holistik dalam ranah ilmu perpustakaan dan informasi. Dengan kolaborasi lintas institusi antara UiTM Malaysia dan Universitas Pendidikan Indonesia, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana literasi dapat berperan strategis dalam menciptakan lingkungan akademik yang sehat, berdaya lenting, dan berorientasi pada kesejahteraan psikososial.
Salam biblioterapi,
Membaca untuk pulih, menulis untuk tumbuh!
Pusat Kajian Biblioterapi, Gd. FIP UPI Lantai 9.

