Bandung, 27 November 2025 – Mahasiswa dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi melaksanakan Program Penguatan Profesional Kepustakaan Non-Kependidikan (P3KNK) di Dinas Arsip dan Perpustakaan (DISARPUS) Kota Bandung. Program ini dilaksanakan pada periode bulan November – Desember 2025. Program ini merupakan salah satu langkah penting yang perlu dilakukan untuk memberikan pengalam praktik kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung proses kerja dan layanan yang dilaksanakan oleh lembaga informasi di bidang arsip dan perpustakaan.
Sebagai lembaga yang bergerak di bidang informasi memiliki peran penting dan strategis untuk mendukung program magang yang dilaksanakan sebagai perwujudan dari komitmen untuk mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa agar dapat beradaptasi dan bersaing ketika memasuki dunia kerja. Melalui program ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan akademiknya dalam situasi kerja nyata serta memperdalam pemahaman fungsi dan peran dari perpustakaan sebagai lembaga informasi di masyarakat.
Selama program berlangsung, mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan yang mencakup:
- Melakukan pelayanan di layanan sirkulasi yang mencakup kegiatan peminjaman, pengembalian, dan perpanjangan masa peminjaman koleksi bahan pustaka. Serta membantu dalam menemukan koleksi bahan pustaka yang dibutuhkan dan pembuatan kartu anggota.
- Melakukan kegiatan pengolahan koleksi bahan pustaka dengan cakupan kegiatan menstempel, mengklasifikasi, melabeli, dan mengshelving koleksi bahan pustaka agar dapat dipergunakan oleh pemustaka.
- Melakukan pendampingan kunjungan pelajar TK dan SD.
Pembukaan Program Penguatan Profesional Kepustakaan Non-Kependidikan (P3KNK) di Dinas Arsip dan Perpustakaan (DISARPUS) Kota Bandung dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 19 November 2025 diawali dengan perkenalan peserta dan dosen pembimbing hingga sesi dokumentasi.
Pihak DISARPUS Kota Bandung berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tuntutan dunia kerja serta memperkuat kontribusi instansi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Pelaksanaan Program Penguatan Profesional Kepustakaan Non-Kependidikan (P3KNK) di DISARPUS Kota Bandung memiliki relevansi kuat dengan beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education dan SDG 8: Decent Work and Economic Growth. Melalui kegiatan praktik langsung di layanan sirkulasi, pengolahan koleksi, hingga pendampingan kunjungan pelajar, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang bermutu, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Program ini juga mendukung pencapaian SDG 8 karena berperan dalam meningkatkan keterampilan teknis dan profesional mahasiswa sehingga mereka lebih siap bersaing dalam pasar kerja yang dinamis. Selain itu, kerja sama antara kampus dan DISARPUS mencerminkan semangat SDG 17: Partnerships for the Goals, di mana institusi pendidikan dan lembaga informasi berkolaborasi untuk memperkuat kualitas layanan publik dan menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan demikian, program P3KNK tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat ekosistem layanan informasi yang inklusif, edukatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu (Yasmina/red).

