Bandung, 15 September 2025 – Pada Senin, 15 September lalu, kelompok mahasiswi angkatan 2022 program studi Perpustakaan dan Sains Informasi, yang beranggotakan Aisha Diandra Begum Adrian, Dennasya Nur Adzkia, dan Salwa Atifatu Zahro, telah melaksanakan serah terima Program Penguatan Profesional Kepustakawanan Non-Kependidikan (P3KNK) di SMPN 6 Kota Bandung. Kegiatan serah terima ini sekaligus menjadi pembukaan kegiatan magang yang akan dilaksanakan di Perpustakaan SMPN 6 Kota Bandung selama 30 hari ke depan dengan skema pelaksanaan magang pada hari Senin hingga Kamis, pada setiap minggunya. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan serah terima Program Penguatan Profesional Keguruan (P3K) dari mahasiswa Program Studi lain Univeritas Pendidikan Indonesia.
P3KNK merupakan bagian dari program yang diselenggarakan oleh Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi sebagai bentuk penyesuaian terhadap Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri yang diamanatkan oleh Kemendikbudristek. Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya mengamanatkan kepada setiap mahasiswa untuk mengimplementasikan tugas wajib yang harus dikerjakan selama menjalani magang di sekolah.
Secara umum, magang ini bertujuan memberikan pengalaman lapangan yang nyata agar mahasiswa memiliki kemampuan dalam berbagai bidang, seperti pengembangan koleksi perpustakaan, pengorganisasian bahan perpustakaan, layanan perpustakaan, pelestarian koleksi, pengembangan profesi kepustakawanan, manajemen perpustakaan, serta penerapan teknologi informasi dan komunikasi di perpustakaan.
SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas):
Program P3KNK berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan layanan literasi, pengembangan koleksi, serta penerapan teknologi informasi di perpustakaan sekolah.
SDG 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure (Inovasi dan Infrastruktur):
Penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan perpustakaan menjadi bentuk inovasi yang mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah.
SDG 10 – Reduced Inequalities (Mengurangi Kesenjangan):
Dengan menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih inklusif, mahasiswa membantu memastikan akses informasi yang merata bagi seluruh siswa tanpa diskriminasi.
SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan):
Kolaborasi antara UPI dan SMPN 6 Bandung menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Melalui program P3KNK ini, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) akan terus berkomitmen membentuk generasi yang mampu membangun kualitas pengetahuan yang aplikatif dan berdampak luas. (Dennasya, Salwa, Aisha/Red)


