Jakarta, 23 Oktober 2025 – Program Lecturer Exchange antara Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI) dan Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) telah berlangsung sukses sejak 16 September hingga 21 Oktober 2025 melalui Zoom meeting.
Kegiatan ini menjadi sarana kolaborasi akademik yang memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring dosen antar universitas.
Pada kesempatan tersebut, Hj. Susanti Agustina, Ph.D., dosen FIP UPI, mengampu mata kuliah Kajian Minat Baca (KMB) bagi mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi UNJ. Melalui pendekatan inovatif metode bibliobattle, mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing mengulas buku berdasarkan genre yang berbeda.
Setiap sesi menghadirkan 9–10 presentasi buku, diakhiri dengan pemilihan satu book winner berdasarkan pilihan audiens. Buku yang dipresentasikan antara lain:
- The Devotion of Suspect X (Sabina Aisha)
- The Good Neighbor (Fika Anjani)
- Jika Kucing Hilang dari Dunia (Nayla Fakhira)
- Laut Bercerita (Farah Dinni)
Pada setiap pertemuan, Dr. Susanti Agustina mengulas karya yang dipresentasikan melalui teori dan kajian minat baca remaja dan dewasa, sekaligus membuka ruang diskusi reflektif yang mempertemukan teori dan praktik nyata dalam konteks minat baca mahasiswa masa kini.
Pendekatan ini membuat mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu merasakan langsung dinamika minat baca melalui isi dan genre buku yang dipilih.

Puncak kegiatan bibliobattle challenge dilaksanakan pada 23 Oktober 2025 di UPT Perpustakaan UNJ, bertepatan dengan kegiatan kuliah umum.
Dalam kesempatan tersebut, buku The Devotion of Suspect X yang dipresentasikan oleh Sabina Aisha (kelas A, UNJ) terpilih sebagai Book of the Semester.
Dr. Susanti Agustina menyerahkan langsung hadiah berupa buku dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk menumbuhkan budaya membaca di kalangan mahasiswa. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi intelektual, melainkan wadah membangun kepekaan literasi dan kecintaan terhadap ilmu.
“Bibliobattle bukan sekadar tentang siapa yang membaca paling banyak, tetapi siapa yang bisa menghadirkan makna dari bacaan kepada orang lain. Inilah hakikat literasi sejati,” ungkap Dr. Susanti Agustina dalam sesi refleksi penutup.
Selama pelaksanaan, antusiasme mahasiswa terlihat dari interaksi aktif di ruang virtual maupun dalam diskusi daring. Mahasiswa menyampaikan bahwa pembelajaran ini memberi banyak insight baru, memperluas perspektif tentang minat baca, dan menumbuhkan semangat berbagi bacaan di lingkungan akademik.
Kolaborasi ini menjadi model inspiratif bagi pengembangan lecturer exchange berikutnya di bidang ilmu perpustakaan dan sains informasi, terutama dalam konteks penguatan budaya literasi dan pembelajaran berbasis pengalaman nyata.
Kegiatan Lecturer Exchange FIP UPI–UNJ ini selaras dengan tujuan SDGs nomor 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya akses terhadap pendidikan inklusif dan berkualitas serta peluang belajar sepanjang hayat bagi semua. Melalui metode bibliobattle, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan akademik mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan budaya literasi, kemampuan berpikir kritis, dan apresiasi terhadap bacaan. Inovasi pembelajaran ini mendorong mahasiswa untuk aktif, reflektif, dan kolaboratif dalam mengembangkan minat baca, sehingga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan penguatan ekosistem literasi di Indonesia.

