BANDUNG, 19 November 2025 — Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (Perpusinfo) Universitas Pendidikan Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di kancah fakultas. Dimas Saputra, mahasiswa Perpusinfo angkatan 2022, berhasil menembus jajaran finalis dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP NOVA) tahun 2025.
Kegiatan yang mengusung tema “Go Beyond Your Greatest Self” ini dilaksanakan pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Ruang Kelas Internasional FIP Lt.03. Ajang ini mempertemukan 9 mahasiswa terbaik yang telah lolos seleksi administrasi dari berbagai program studi di lingkungan FIP.
Dalam kompetisi yang ketat ini, Dimas Saputra membawa angin segar bagi keilmuan perpustakaan dengan mempresentasikan Gagasan Kreatif (GK) berjudul: “KREASI (Kampus REsponsif Sampah Inovatif): Synergy between UPI Library and Zero Waste Rangers in Accelerating ‘Waste Literacy’ Towards a Waste-Aware Campus.”
Gagasan ini menyoroti peran strategis perpustakaan yang tidak hanya sebagai gudang buku, melainkan sebagai pusat edukasi aktif dalam isu lingkungan. Melalui konsep “Literasi Sampah”, Dimas menawarkan solusi integratif antara perpustakaan UPI dengan gerakan Zero Waste untuk menciptakan kampus yang sadar lingkungan.
Presentasi dilakukan sepenuhnya dalam Bahasa Inggris, mencakup pemaparan poster dan sesi tanya jawab mendalam dengan dewan juri. Adapun dewan juri yang bertugas adalah Hendriano Meggy, S.Pd., M.Pd., Selfiyani Lestari, S.Psi., M.Si., dan Della Amelia, S.Pd., M.Pd.
Dorongan Peningkatan Capaian Unggulan (CU) Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Nandang Budiman, M.Si. Dalam sambutannya, Dekan memberikan pesan penting yang relevan bagi seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa Perpusinfo. Beliau menekankan pentingnya Capaian Unggulan (CU), yaitu prestasi, karya, dan publikasi berbobot yang menjadi indikator utama penilaian Pilmapres selain kemampuan Bahasa Inggris.
“Kami mendorong agar mahasiswa, baik pemenang maupun finalis, untuk aktif mengikuti seminar internasional atau ajang internasional lainnya untuk mendukung CU. CU adalah poin yang sulit didapatkan secara instan,” ujar Dr. Nandang Budiman, M.Si.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr. Euis Kurniati, M.Pd., juga menambahkan harapannya agar seleksi tingkat fakultas ini menjadi gerbang pembuka bagi wakil FIP untuk lolos dan berprestasi di tingkat universitas hingga nasional.

Meskipun delegasi Perpusinfo belum berhasil menempati posisi tiga besar pada tahun ini, pencapaian Dimas Saputra sebagai finalis merupakan bukti bahwa mahasiswa Perpusinfo mampu bersaing secara kompetitif dengan gagasan yang inovatif.
Berdasarkan keputusan dewan juri yang menilai secara objektif dan profesional, juara pada FIP NOVA 2025 diraih oleh perwakilan dari program studi Psikologi (Juara 1), Teknologi Pendidikan (Juara 2), dan Bimbingan Konseling (Juara 3).
Partisipasi Dimas Saputra dalam ajang Pilmapres FIP NOVA 2025 selaras dengan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui gagasan kreatif KREASI yang mengusung konsep “Literasi Sampah”, Dimas menekankan pentingnya perpustakaan sebagai pusat edukasi berkelanjutan dalam isu lingkungan. Ide ini mendorong terciptanya ekosistem kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis melalui kolaborasi strategis antara UPI Library dan Zero Waste Rangers. Upaya ini mencerminkan komitmen mahasiswa dalam memperkuat pendidikan berkelanjutan, menciptakan kampus yang ramah lingkungan, sekaligus mendukung tujuan global dalam pengurangan sampah dan peningkatan literasi lingkungan bagi seluruh sivitas akademika.
Partisipasi Dimas Saputra diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi lainnya untuk mempersiapkan diri lebih matang, meningkatkan Capaian Unggulan (CU), dan berani berkompetisi di ajang Pilmapres tahun mendatang. (Dimas/Red).

