BANDUNG (19/11/2025) — Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (Perpusinfo FIP UPI) kembali menggelar Ujian Seminar Proposal Skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Gedung FIP UPI Lantai 9 dan 10 ini diikuti oleh sembilan mahasiswa dan menjadi ajang pembuktian kualitas akademik calon lulusan.
Yang menarik perhatian dalam gelombang ujian kali ini adalah adanya dua mahasiswa yang mengajukan proposal melalui jalur Konversi Publikasi Ilmiah. Hal ini menunjukkan komitmen Prodi Perpusinfo dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, namun juga mampu bersaing di kancah riset nasional maupun internasional.
Gambar 1: Salah satu mahasiswa peserta Seminar Proposal sedang memaparkan rencana penelitiannya di hadapan dewan penguji di Ruang Sidang Gedung FIP UPI.
Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua kelompok paralel mulai pukul 09.00 hingga 11.45 WIB. Para mahasiswa tampil dengan pakaian sipil lengkap (jas almamater) mempresentasikan rencana penelitian mereka selama kurang lebih 10 menit, diikuti sesi tanya jawab yang mendalam.
Topik yang diangkat sangat beragam, merefleksikan tantangan dunia informasi masa kini. Mulai dari analisis Big Data di perpustakaan, literasi informasi di era disinformasi TikTok, hingga perilaku pencarian informasi (Information Seeking Behavior).
Sorotan utama tertuju pada dua mahasiswa berprestasi yang menggunakan artikel jurnal sebagai pengganti skripsi:
- Alvin Tessar Permata, dengan penelitian berjudul “User Satisfaction of Museum Pendidikan Nasional: An EUCS & Delone McLean Approach”, yang telah menembus jurnal terindeks Scopus.
- Dimas Saputra, dengan penelitian “Analisis Kinerja Perpustakaan SMKN 2 Bandung Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard”, yang berhasil tembus di jurnal terakreditasi Sinta 2.
Capaian ini membuktikan bahwa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi FIP UPI mampu mencetak mahasiswa yang produktif dalam karya ilmiah bereputasi

Meskipun suasana ujian berlangsung formal dan menegangkan, para dosen penguji memberikan masukan yang sangat membangun demi penyempurnaan penelitian mahasiswa. Tim penguji Kelompok 1 terdiri dari Dr. Hana Silvana, M.Si. dan Ardiansah, M.I.Kom., sementara Kelompok 2 diuji oleh Hj. Susanti Agustina, Ph.D. dan Yayu Wulandari, M.I.Kom.
Dimas Saputra, salah satu peserta dari Kelompok 2, mengungkapkan kesannya pasca ujian.
“Alhamdulillah lancar, pengujinya sangat baik dan masukan-masukannya sangat konstruktif. Awalnya memang tegang, tapi setelah selesai langsung lega banget,” ungkap Dimas.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama di masing-masing ruang sidang, menandai selesainya tahap awal menuju penyelesaian studi sarjana bagi kesembilan mahasiswa tersebut. Dengan terlaksananya seminar ini, diharapkan para mahasiswa dapat segera melanjutkan ke tahap penelitian lapangan dan menghasilkan karya skripsi yang berdampak positif bagi masyarakat dan pengembangan ilmu perpustakaan.
Pelaksanaan Seminar Proposal Skripsi Perpusinfo FIP UPI ini berkontribusi pada SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya pada target peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penelitian. Kehadiran dua mahasiswa yang berhasil mengonversi publikasi ilmiah bereputasi menjadi proposal skripsi menunjukkan komitmen program studi dalam mendorong budaya riset, produktivitas akademik, serta kompetensi lulusan yang siap bersaing secara global. Melalui proses akademik yang ketat, bimbingan dosen yang berkualitas, dan atmosfer penelitian yang kondusif, kegiatan ini memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya relevan, tetapi juga berdampak bagi perkembangan ilmu perpustakaan dan informasi, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. (Dimas/Red)

