Bandung, 5 Januari 2026 – Pada hari Senin, 5 Januari 2026, telah dilaksanakan Seminar Hasil Program Magang Program Penguatan Profesional Kepustakaan Non-Kependidikan (P3KNK) bagi mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 1 UPA Perpustakaan Politeknik Negeri Bandung.
Kegiatan seminar hasil ini dihadiri oleh Ibu Dr. Linda Setiawati, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi FIP UPI, Ibu Erlin Arvelina, S.Sos. selaku Kepala UPA Perpustakaan Politeknik Negeri Bandung, serta Ibu Yani Tresnawaty, S.Sos. selaku pembimbing magang. Seminar hasil juga dihadiri oleh Ibu Idayu Gemalia, S.Sos. dan Ibu Windi Susanti, S.Kom. sebagai pustakawan pendamping selama pelaksanaan kegiatan magang.

Dalam sambutannya, Ibu Dr. Linda Setiawati, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan magang merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa yang harus dimanfaatkan secara optimal. Beliau menekankan bahwa apabila selama pelaksanaan magang terdapat kekeliruan atau kesalahan, hal tersebut hendaknya dijadikan sebagai pembelajaran dan refleksi. Menurut beliau, kesalahan merupakan hal yang wajar dalam proses belajar, namun yang terpenting adalah kemampuan untuk belajar dan memperbaiki diri dari pengalaman tersebut.
Selanjutnya, Ibu Yani Tresnawaty, S.Sos. dan Ibu Erlin Arvelina, S.Sos. turut memberikan sambutan dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa magang atas kontribusi dan bantuan yang telah diberikan selama kegiatan magang di UPA Perpustakaan Politeknik Negeri Bandung. Ibu Erlin Arvelina, S.Sos. juga menjelaskan bahwa pada bulan Desember terdapat berbagai kegiatan perpustakaan, seperti kedatangan koleksi buku baru serta pemindahan dan penataan ulang layanan Fiction Corner, yang seluruh prosesnya sangat terbantu oleh kehadiran dan kerja sama mahasiswa magang.
Seminar hasil ini merupakan bagian akhir dari rangkaian kegiatan magang yang telah dilaksanakan selama 30 hari kerja di UPA Perpustakaan Politeknik Negeri Bandung oleh mahasiswa Dimas Saputra, Arsyi Laurint, dan Chesa Seva. Selama pelaksanaan magang, mahasiswa melaksanakan berbagai program kerja yang mendukung pengelolaan koleksi, pengembangan layanan, promosi perpustakaan, serta pemanfaatan teknologi informasi.
Program yang dilaksanakan meliputi pengorganisasian dan pengolahan koleksi melalui kegiatan shelving, pencatatan data buku ke kartu katalog, pemberian stempel inventaris, serta input data bibliografi ke dalam sistem otomasi perpustakaan. Selain itu, dilaksanakan pula program digitalisasi bahan pustaka terhadap koleksi cetak lama dan bahan ajar melalui proses pemindaian dan pengelolaan arsip digital.
Mahasiswa juga terlibat dalam penerapan teknologi RFID melalui kegiatan persiapan koleksi, pelepasan atribut lama, serta perapihan kembali buku agar siap dilayankan. Di samping itu, mahasiswa berkontribusi dalam pengembangan purwarupa aplikasi bantu pencatatan kartu induk buku berbasis web bernama BiblioPrint sebagai solusi pendukung efisiensi kerja perpustakaan.
Pada aspek layanan dan promosi, mahasiswa terlibat dalam layanan sirkulasi serta melaksanakan program promosi dan layanan informasi perpustakaan melalui pembuatan desain poster, konten media sosial, dan video promosi singkat untuk meningkatkan minat kunjung dan citra perpustakaan.
Pada kegiatan seminar hasil, mahasiswa mempresentasikan hasil pelaksanaan program magang serta menyampaikan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanggapan dan evaluasi dari para pihak yang hadir sebagai bentuk refleksi dan umpan balik terhadap pelaksanaan magang.
Dengan demikian, Seminar Hasil Program Magang P3KNK ini telah dilaksanakan dengan lancar dan tertib. Berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education, melalui dukungan perpustakaan dalam menyediakan layanan informasi, pengelolaan koleksi, serta pengembangan literasi informasi yang menunjang proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi sivitas akademika. Kegiatan pengolahan dan digitalisasi koleksi, pemanfaatan sistem otomasi, serta pengembangan layanan berbasis teknologi turut memperluas akses terhadap sumber informasi yang berkualitas dan berkelanjutan.
Selain itu, implementasi teknologi perpustakaan seperti sistem otomasi, digitalisasi bahan pustaka, penerapan RFID, serta pengembangan purwarupa aplikasi pendukung pengelolaan koleksi mencerminkan kontribusi terhadap SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure dengan memperkuat infrastruktur informasi dan mendorong inovasi layanan perpustakaan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, perpustakaan, pustakawan, dan mahasiswa dalam pelaksanaan Program Magang P3KNK juga merepresentasikan SDG 17: Partnerships for the Goals sebagai bentuk kemitraan strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola perpustakaan yang berkelanjutan.

