Kuala Lumpur, 4 September 2025 – Dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Hj. Susanti Agustina, Ph.D., berperan sebagai fasilitator dalam Workshop Bibliotherapy Peringkat Intermediate yang diselenggarakan oleh Persatuan Biblioterapi Malaysia (PERBIMA).
Workshop ini semula direncanakan berlangsung di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Bandar Baru Nilai, Negeri Sembilan. Namun, sesuai dengan pemberitahuan terbaru dari penyelenggara, kegiatan dipindahkan ke Perpustakaan Kuala Lumpur, Malaysia, dan sukses dilaksanakan pada Kamis, 4 September 2025 mulai pukul 09.00 hingga 17.00 waktu setempat.
Sebagai fasilitator, Dr. Susanti Agustina memberikan pembekalan mengenai konsep lanjutan biblioterapi, teknik implementasi dalam sesi intervensi, hingga strategi penyusunan modul yang terstruktur dan berfokus pada kebutuhan peserta. Workshop ini juga menghadirkan ruang diskusi mendalam mengenai peran biblioterapi dalam mendukung kesehatan mental, pendidikan, serta pemberdayaan sosial.
Menurut Presiden PERBIMA, Rafidah Binti Abdul Aziz, workshop ini bertujuan untuk:
- Menguatkan pemahaman terkait pendekatan biblioterapi,
- Meningkatkan keterampilan teknis pelaksanaan,
- Menyediakan intervensi bagi berbagai kelompok sasaran,
- Serta memperkuat jejaring penelitian dan praktik biblioterapi di kawasan Asia Tenggara.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta, yang terdiri dari akademisi, pustakawan, praktisi kesehatan, serta pegiat literasi dari berbagai negara. Melalui kolaborasi internasional ini, diharapkan biblioterapi semakin dikenal luas sebagai pendekatan ilmiah sekaligus humanis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Lebih jauh, partisipasi UPI dalam forum internasional ini juga sejalan dengan komitmen Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 3 (Good Health and Well-being), dengan mendukung kesehatan mental melalui intervensi biblioterapi,
- SDG 4 (Quality Education), dengan memperluas akses dan praktik pembelajaran berbasis literatur,
- SDG 17 (Partnerships for the Goals), melalui penguatan kolaborasi akademik lintas negara.

