Bandung, 29 Oktober 2025 – Dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai praktik layanan referensi di perpustakaan, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi mengadakan kegiatan perkuliahan langsung untuk mata kuliah layanan referensi yang diampu oleh Bapak Gema Rullyana, M.I.Kom., dan Ibu Yayu Wulandari, M.I.Kom. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang layanan referensi Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dengan bimbingan dari Ibu Santi Santika, MP., dan Bapak Zydan Naufal Musyaffa, S.S.I. Sebanyak lima puluh mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) angkatan 2023 turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Kegiatan diawali dengan sambutan pembuka oleh Ibu Yayu Wulandari, M.I.Kom., yang kemudian dilanjutkan oleh Ibu Santi Santika, MP., selaku kepala divisi layanan kepustakaan. Beliau memberikan beberapa pertanyaan singkat mengenai layanan referensi untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konsep layanan referensi. Selanjutnya, beliau memberikan penjelasan mengenai proses layanan referensi, termasuk bagaimana pustakawan menanggapi pertanyaan pemustaka secara cepat, tepat, dan berbasis sumber kredibel.

Setelah sesi pemaparan, mahasiswa dibagi menjadi sepuluh kelompok berdasarkan jenis koleksi referensi, seperti ensiklopedia, abstrak, biografi, handbook, terbitan pemerintah, almanak, bibliografi, direktori, kamus, dan indeks. Setiap kelompok diminta untuk mencari dua koleksi referensi yang sesuai dengan kategori yang telah ditentukan, lalu menyusun dua pertanyaan beserta jawabannya berdasarkan koleksi yang ditemukan. Setelah itu, kelompok saling bertukar hasilnya untuk melakukan praktik langsung simulasi layanan referensi, di mana mahasiswa berperan sebagai pustakawan yang membantu pemustaka dalam mencari informasi yang diperlukan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung bagaimana menerapkan teori dalam praktik nyata. Selain itu kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan komunikasi, berpikir kritis, serta kemampuan kolaborasi dalam konteks pelayanan informasi.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) ke 4, yaitu pendidikan berkualitas, yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi dan pengetahuan profesional di bidang pendidikan dan informasi. Pendidikan berkualitas tidak hanya fokus pada aspek kognitif saja, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan sosial, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Pendidikan Indonesia yaitu pelopor dan unggul (Leading and Outstanding) yang berfokus pada pencapaian kepeloporan dan keunggulan dalam bidang pendidikan di kawasan ASEAN (Imelda/Red).

