Shah Alam, Selangor, Malaysia – 30 Oktober 2025. Tim peneliti lintas negara berhasil meraih Gold Award dalam ajang Invention, Innovation & Design Exposition (IIDEX) 2025 yang diselenggarakan pada 28–30 Oktober 2025 di Dewan Agung Tuanku Canselor (DATC), Universiti Teknologi MARA (UiTM), Shah Alam, Selangor, Malaysia.
Penghargaan bergengsi ini diberikan untuk karya inovatif berjudul “MyBibliotherapy: Innovative Bibliotherapy Application for Holistic Mental Wellbeing”, sebuah aplikasi terapi berbasis buku yang dirancang untuk mendukung kesehatan mental secara holistik melalui pendekatan biblioterapi modern. Proyek ini dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Wan Satirah Bt. Wan Mohd Saman dari Faculty of Information Management, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Puncak Perdana, bersama tim kolaborator internasional yang terdiri dari:
- Dr. Norshila Shaifuddin (UiTM, Malaysia)
- Hj. Susanti Agustina, Ph.D. (Universitas Pendidikan Indonesia)
- Puan Rozainun Mahmod (UiTM Perlis, Malaysia)
- Puan Hasnita Ibrahim (Bernama TV)
- Puan Rafidah Abdul Aziz
(Perbadanan Perpustakaan Negeri Perak, Malaysia )
Karya MyBibliotherapy Apps menghadirkan solusi inovatif dalam bidang biblioterapi digital, yang memadukan prinsip terapi membaca dengan teknologi aplikasi. Aplikasi ini ditujukan untuk membantu pengguna, baik individu maupun institusi pendidikan dan kesehatan dalam mengelola stres, kecemasan, dan kesejahteraan emosional secara terarah dan ilmiah.

Menurut Dr. Susanti Agustina, kolaborator dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Universitas Pendidikan Indonesia yang juga dikenal sebagai praktisi dan pelopor biblioterapi di Indonesia sejak 2002, penghargaan ini menjadi momentum penting dalam menghubungkan literasi, teknologi, dan kesehatan mental lintas negara.
“MyBibliotherapy bukan sekadar aplikasi, tetapi jembatan antara dunia literasi dan pemulihan jiwa. Kami ingin menjadikan membaca sebagai sarana healing yang dapat diakses siapa saja, di mana saja,” ujarnya.
Kegiatan IIDEX 2025 diselenggarakan oleh Department of Research & Innovation, Universiti Teknologi MARA (UiTM) dan diikuti oleh berbagai inovator, akademisi, serta profesional dari berbagai negara. Kompetisi ini menilai aspek kreativitas, kebermanfaatan sosial, dan potensi komersialisasi produk inovatif. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi riset lintas disiplin dan lintas negara mampu menghasilkan inovasi yang berdampak global, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan emosi untuk kesehatan mental masyarakat melalui kekuatan biblioterapi. Tahniah!
Prestasi MyBibliotherapy dalam meraih Gold Award di IIDEX 2025 sejalan dengan SDGs nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDGs nomor 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui pengembangan aplikasi biblioterapi digital, inovasi ini berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mental secara holistik dengan memanfaatkan kekuatan literasi dan teknologi. Aplikasi ini menjadi bentuk nyata integrasi antara ilmu perpustakaan, psikologi, dan teknologi informasi dalam mendukung kesehatan emosional masyarakat. Selain itu, kolaborasi internasional yang terjalin memperkuat ekosistem riset lintas negara untuk menciptakan solusi inovatif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan global.
Untuk informasi lebih lanjut: Pusat Kajian Biblioterapi, Gd.FIP UPI Lt. 9

